Pelantikan Pengurus DDII Probolinggo Dorong Salat Subuh Bersama dan Penguatan Lima Pilar Dakwah - Al-Ma'un

Pelantikan Pengurus DDII Probolinggo Dorong Salat Subuh Bersama dan Penguatan Lima Pilar Dakwah

Pengurus daerah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Probolinggo resmi dilantik pada Ahad, 1 November 2026, di Gedung Pertemuan MAN 2 Probolinggo. Upacara yang mengusung tema “Bersama Dewan Da’wah Satukan Langkah, Perkuat Ukhuwah, Bersama Membangun Daerah” menandai dimulainya masa jabatan baru bagi kepengurusan kota dan kabupaten.

Acara Pelantikan dan Hadirnya Tokoh-Tokoh

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al‑Qur’an, diikuti nyanyian lagu kebangsaan. Dalam prosesi, Surat Keputusan (SK) dibacakan, ikrar pelantikan dipimpin oleh Sekretaris DDII Jawa Timur, Tom Mas’udi, S.S., dan dilanjutkan penandatanganan berita acara. Pengurus DDII Kota Probolinggo dipilih menjadi Drs. H. Syuhada, M.H.I., sedangkan Muhammad Mahfud Yunus memimpin DDII Kabupaten Probolinggo.

Rombongan yang hadir meliputi Ketua DDII Jawa Timur, Dr. K.H. Fathur Rohman, M.Pd.I., Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sp.OG(K), M.Kes., perwakilan organisasi Islam se‑Probolinggo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.

Seruan Wali Kota untuk Salat Subuh Berjamaah

Dalam sambutan, Wali Kota Aminuddin memuji peran aktif Dewan Dakwah dalam memperkuat kehidupan keagamaan warga. Ia menekankan pentingnya melanjutkan gerakan salat Subuh berjemaah, menambah rasa kebersamaan umat Islam di wilayah tersebut.

“Inisiatif yang telah dijalankan Dewan Dakwah Probolinggo perlu terus digiatkan,” ujar Aminuddin, sambil menekankan nilai inklusif dan kolaboratif dalam pembangunan daerah. Ia juga menyinggung pengalaman pribadi menjadi narasumber di sebuah forum internasional di Armenia, menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan serta kerja sama lintas sektoral.

Lima Pilar Perjuangan Dakwah

Ketua DDII Jawa Timur, Dr. K.H. Fathur Rohman, menegaskan lima pilar utama yang harus menjadi landasan gerakan dakwah:

  • Akidah yang kuat sebagai fondasi keimanan umat Islam.
  • Ukhuwah yang mempererat persaudaraan dan mencegah perpecahan.
  • Syariat yang dijadikan pedoman dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.
  • NKRI yang dijaga melalui komitmen kebangsaan dan persatuan.
  • Solidaritas dunia Islam yang menumbuhkan kepedulian terhadap sesama umat di seluruh dunia.

Kelima pilar tersebut diharapkan menjadi panduan bagi Dewan Dakwah dalam membina keagamaan, memperkuat persatuan umat, melindungi keutuhan bangsa, serta berkontribusi pada isu‑isu umat Islam global.

Langkah Selanjutnya: Orientasi dan Kemitraan Strategis

Setelah pelantikan, para pengurus baru mengikuti sesi orientasi yang dipandu oleh Drs. Adil Mastjik, M.Pd.; Brigjen (Purn.) H. Kusbandi, S.H., M.H.; dan Drs. Ony Martin, M.M. Materi yang dibahas mencakup strategi kemitraan lintas sektor serta program kerja yang akan dijalankan bersama pemerintah daerah, MUI, dan organisasi Islam lainnya.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Azhar Ridwan.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari tagar.co