MI Muhammadiyah 2 (MI Mutwo) di Campurejo, Gresik, melangsungkan prosesi pengukuhan pengurus Ikatan Wali Murid Muhammadiyah 2 (Ikwamu Two) untuk periode 2026‑2028. Acara resmi dimulai pada Ahad, 25 Oktober 2026, dan dilaksanakan di musala madrasah.
Madrasah, guru, dan wali murid harus bersinergi untuk mewujudkan generasi Qurani, berkarakter, unggul, dan berprestasi.
Pengukuhan ini menegaskan peran Ikwamu Two sebagai jembatan komunikasi antara pihak madrasah dan seluruh orang tua siswa. Melalui organisasi tersebut, diharapkan para wali murid dapat berkontribusi aktif dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di MI Mutwo.
Sebelum inti acara, guru tahfiz, Mohammad Ali Fathoni, membacakan ayat‑ayat suci Al‑Qur’an yang menambah khidmat suasana. Selanjutnya, panitia membacakan Surat Keputusan, diikuti serah terima amanat kepada pengurus baru Ikwamu Two.
Visi Kepala Madrasah: Mewujudkan Generasi Qurani
Kepala MI Mutwo, Nurkhan, menyampaikan bahwa keberhasilan madrasah tidak dapat dicapai secara mandiri. Ia menekankan tiga pilar utama—madrasah, guru, dan wali murid—yang harus berkolaborasi erat untuk mencetak generasi yang berlandaskan nilai Qurani, berkarakter kuat, serta berprestasi di tingkat nasional.
"Madrasah memerlukan dukungan berkelanjutan dari guru dan wali murid demi masa depan anak‑anak kita," ujar Nurkhan. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka, termasuk menerima kritik dan saran, untuk memperkuat sinergi ketiga unsur tersebut.
Dengan terjalinnya kerja sama yang lebih solid antara madrasah dan Ikwamu Two, diharapkan MI Mutwo dapat terus berkembang, meningkatkan prestasi akademik, dan menumbuhkan karakter islami pada siswanya.