Di halaman SD Muhammadiyah 16 Surabaya, siswa kelas I melakukan praktik langsung tentang aturan berlalu lintas dan cara menyeberang zebra cross pada Rabu, 4 November 2026 pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pendekatan edutainment yang memadukan unsur pendidikan dan hiburan.
Pengenalan Rambu dan Tata Cara Menyeberang
Para murid berkesempatan mengamati rambu-rambu lalu lintas, memahami prinsip dasar keselamatan di jalan, serta berlatih menyeberang pada zebra cross secara terstruktur. Suasana belajar menjadi semarak karena siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, melainkan turut serta dalam setiap simulasi.
Peran Guru dan Metode Pembelajaran
Fahmi Muqoddas, S.Pd., guru kelas I, menjelaskan bahwa simulasi ini merupakan langkah awal sebelum melanjutkan ke Assembly Learning pada Jumat, 6 November 2026. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar memperkenalkan aturan jalan, melainkan juga sarana membentuk karakter positif sejak dini.
Fancy Anggraini Angwidya, S.Pd., menambahkan bahwa materi lalu lintas diintegrasikan dengan pelajaran Al‑Islam, Kemuhammadiyahan, serta program Leader in Me. Ia mencontohkan bahwa doa sebelum bepergian, kebiasaan berantre, dan sikap tertib menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual.
Heru Tjahyono, ketua Tim Inovasi Pengembangan Sekolah (TIPS), menekankan pentingnya pengalaman langsung bagi anak. Ia menyatakan bahwa pembelajaran harus memberi kesempatan kepada siswa untuk mempraktikkan materi secara nyata, bukan hanya secara teori.
Reaksi Siswa
Nirankara Abyasa Putra Dewara, salah satu peserta, mengungkapkan kegembiraannya: “Aku suka belajar berlalu lintas di sekolah.” Antusiasme tinggi tercermin dari semangat siswa dalam mempraktikkan cara menyeberang zebra cross.