Kajian Tarhib Ramadan PCM Duren Sawit II: Raih Pahala "Unlimited" di Bulan Suci


   JAKARTA TIMUR Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Duren Sawit II menyelenggarakan Pengajian Bulanan bertajuk "Tarhib Ramadan". Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 15 Februari 2026 ini menghadirkan Drs. H. Yani Bayani, M.Pd. sebagai pembicara utama di SD Muhammadiyah 09 Plus Duren Sawit.


Keutamaan Ramadan: Peluang Mengungguli Umat Terdahulu


Dalam ceramahnya yang bertema "The Amazing Silaturahim", Ustaz Yani Bayani menekankan bahwa meskipun secara kuantitatif umur umat Nabi Muhammad SAW lebih pendek dibandingkan umat nabi-nabi terdahulu, Allah SWT memberikan "bonus" luar biasa berupa bulan Ramadan.

"Secara kuantitatif kita kalah, tapi dengan adanya Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, kita bisa menggeser posisi umat terdahulu di surga," ujar beliau. Beliau memaparkan tujuh jaminan utama yang bisa diraih di bulan Ramadan:

1.Bulan Penuh Kebaikan: Terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka sebagai bentuk kemudahan beramal sholeh.

2.Bulan Ukhuwah: Momen mempererat silaturahim yang bahkan membuat para Nabi dan Syuhada merasa kagum.

3.Syafaat Ibadah: Puasa dan Al-Qur'an akan memberikan pembelaan bagi hamba-Nya di akhirat.

4.Jaminan Ampunan: Melalui ibadah yang didasari iman dan mengharap rida Allah.

5.Berjumpa dengan Allah: Kebahagiaan tertinggi bagi orang yang berpuasa.

6.Konversi Amal Besar-besaran: Pahala amal sholeh yang diberikan secara unlimited atau tidak terhingga.

7.Jaminan Surga: Terbukanya pintu Ar-Rayyan khusus bagi ahli puasa.




Tiga Strategi Menuju Kemenangan


Agar Ramadan tidak berlalu begitu saja, Ustaz Yani membekali jamaah dengan tiga langkah sukses:

1.Luruskan Niat: Menjadikan ketundukan hati sepenuhnya kepada Allah sebagai kunci utama.

2.Siapkan Bekal Ilmu: Memahami kembali fiqih puasa agar amal yang dikerjakan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

3.Skala Prioritas: Menuntaskan kewajiban secara sempurna sebelum memaksimalkan amalan sunnah, seperti menjaga makan sahur yang mengandung keberkahan.


Kisah Inspiratif dari Pintu Surga


Menutup kajiannya, beliau menceritakan sebuah hadis tentang mimpi sahabat Thalhah bin Ubaidillah mengenai dua orang yang masuk surga. Ternyata, orang yang umurnya lebih panjang dan sempat bertemu satu kali Ramadan lagi masuk surga lebih dulu dan menempati derajat yang lebih tinggi dibandingkan kawannya yang mati syahid lebih awal.

"Satu kali saja kita bertemu Ramadan dan sukses menjalaninya, itu bisa meningkatkan derajat kita secara luar biasa di sisi Allah," pungkas Ustadz Yani.

(Editor: Piral)

This Is The Newest Post