Al-Ma'un
Kemarin, Prabowo perkuat TNI hingga Indonesia juara ASEAN Cup

Kemarin, Prabowo perkuat TNI hingga Indonesia juara ASEAN Cup

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita politik pada Senin (5/10) menjadi perhatian pembaca, mulai dari Presiden Prabowo Subianto yang memperkuat organisasi TNI dengan meresmikan 204 satuan baru hingga dukungannya kepada Timnas Indonesia yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Selain itu, Presiden menekankan TNI harus adaptif menghadapi ancaman perang modern dan menyerahkan urusan bonus bagi Timnas Indonesia kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Percepatan pembangunan Papua melalui delapan Kesepakatan Jakarta juga menjadi salah satu berita politik yang mendapat perhatian pembaca.

Berikut rangkuman berita politik terpopuler ANTARA yang masih menarik untuk disimak.

1. Prabowo resmikan 204 satuan baru TNI dan lantik enam Pangdam

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI, termasuk enam komando daerah militer (kodam), dalam upacara peringatan HUT Ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin.

2. Prabowo saksikan final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di GBK

Presiden Prabowo Subianto tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam, sekitar pukul 19.55 WIB untuk menyaksikan langsung pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand.

3. Prabowo: Bonus Timnas Indonesia diatur Ketua Umum PSSI

Presiden Prabowo Subianto mengatakan urusan bonus bagi Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 diatur oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

4. Delapan Kesepakatan Jakarta kawal percepatan pembangunan Papua

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua mengawal tindak lanjut delapan Kesepakatan Jakarta untuk menyelaraskan program lintas kementerian/lembaga dalam mempercepat pembangunan di Tanah Papua.

5. Prabowo tekankan TNI harus adaptif hadapi ancaman perang modern

Presiden Prabowo Subianto menegaskan TNI harus terus beradaptasi menghadapi perkembangan bentuk ancaman dan peperangan yang tidak lagi berwujud fisik.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Konservasi biodiversitas jadi salah satu prioritas

Konservasi biodiversitas jadi salah satu prioritas

Bogor (ANTARA) - Direktur Pusat Regional untuk Biologi Tropis Asia Tenggara (SEAMEO BIOTROP) Prof Dr Edi Santosa menyebutkan ekspansi pertanian dan berbagai bentuk pembangunan membuat konservasi biodiversitas menjadi salah satu prioritas regional.

"Kondisi ekspansi pertanian dan berbagai bentuk pembangunan membuat pemerintah dan masyarakat menghadapi tekanan yang semakin besar akibat perubahan iklim, perubahan penggunaan lahan, pemanfaatan sumber daya yang tidak berkelanjutan dan polusi," kata Edi Santoso di Bogor, Selasa.

Ia menyebutkan Asia merupakan salah satu kawasan yang paling kaya secara biologis di dunia.

Meskipun Asia mencakup sekitar 30 persen wilayah dunia, kawasan ini memiliki hampir 20 persen biodiversitas dunia, termasuk sejumlah hotspot biodiversitas global.

Menurut dia di kawasan ini juga terdapat lebih dari 17 negara megabiodiversitas, termasuk Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Pada saat yang sama muncul tantangan, bukan hanya bagaimana dapat mengembangkan biodiversitas, tetapi juga bagaimana memastikan biodiversitas tetap mendukung kehidupan masyarakat dan berkembang secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.

"Tantangan ini membutuhkan ilmu pengetahuan, pendidikan, inovasi, intervensi kebijakan, dan tentu saja kolaborasi regional yang kuat," katanya.

SEAMEO BIOTROP hadir dan ikut memberi peran untuk menjembatani kebutuhan tersebut.

Salah satunya dengan menggelar "The 5th International Conference on Tropical Biology" diselenggarakan SEAMEO BIOTROP di IPB International Convention Center (IPB ICC), Senin (5/10).

SEAMEO BIOTROP sebagai regional centre di bawah SEAMEO didirikan pada 1968. Mandat utamanya adalah berkontribusi terhadap pengembangan dan pengelolaan biologi tropis secara berkelanjutan di Asia Tenggara.

Fokusnya pada penelitian, peningkatan kapasitas dan pelatihan, serta penyebarluasan pengetahuan dan informasi mengenai biologi tropis.

SEAMEO BIOTROP berupaya menghasilkan dan berbagi pengetahuan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memfasilitasi kerja sama regional, serta mendukung pengelolaan sumber daya hayati tropis dan biodiversitas secara berkelanjutan.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Kemarin, konser Israel Houghton dilarang hingga Kalapas diberhentikan

Kemarin, konser Israel Houghton dilarang hingga Kalapas diberhentikan

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita hukum pada Senin (5/10) menjadi perhatian pembaca, mulai dari pemerintah melarang penyelenggaraan konser Israel Houghton hingga Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memberhentikan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto dari aparatur sipil negara (ASN).

Selain itu, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyatakan akan menempuh langkah hukum setelah putusan Mahkamah Agung (MA), Polri menegaskan penguatan pelayanan publik, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami penugasan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Berikut rangkuman berita hukum terpopuler ANTARA yang masih menarik untuk disimak.

1.Pemerintah larang penyelenggaraan konser Israel Houghton

Pemerintah melarang penyelenggaraan konser musik penyanyi gospel asal Amerika Serikat, Israel Houghton bersama grup musiknya, Israel & New Breed, yang rencananya akan diadakan pada 24 Oktober 2026 di Jakarta.

2. Imipas berhentikan Kalapas Cibinong dari ASN dan sanksi 16 pegawai

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberhentikan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto dari ASN dan menjatuhkan sanksi kepada 16 pegawai lainnya setelah hasil investigasi Ombudsman RI menemukan hunian berfasilitas mewah.

3. Bupati Gowa belum menyerah usai putusan MA, tempuh langkah hukum

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyatakan akan menempuh langkah hukum setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentiannya.

4. Polri tegaskan pelayanan publik lewat "Polri Bersama Masyarakat"

Polri menegaskan tagline "Polri Bersama Masyarakat" menjadi arah pelayanan kepolisian yang menempatkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama pelaksanaan tugas.

5. KPK dalami penugasan pegawai Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami penugasan pegawai pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan saat memeriksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Kemenkeu Susila Brata sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Filipina Perkuat Kerja Sama Energi ASEAN di Tengah Krisis Selat Hormuz

Filipina Perkuat Kerja Sama Energi ASEAN di Tengah Krisis Selat Hormuz

negara Asia Tenggara untuk memperdalam kolaborasi di sektor energi setelah gangguan yang dipicu krisis Selat Hormuz menekan pasokan dan harga energi dunia.

Negara kepulauan ini menjadi tuan rumah Pertemuan Menteri Energi ASEAN ke-44 serta serangkaian pertemuan tematik di Manila pada 5-9 Oktober, menurut pernyataan resmi Philippine Information Agency.

Serangkaian rapat persiapan yang melibatkan pejabat senior energi dilaksanakan pada Senin dan Selasa, sementara Menteri Energi ASEAN beserta rekan-rekan dari negara mitra dijadwalkan bertemu pada 7-8 Oktober.

"Ketahanan energi merupakan tantangan bersama," ujar Menteri Energi Filipina Sharon Garin, menegaskan bahwa ketidakstabilan pasar energi global dapat memengaruhi ketersediaan bahan bakar, sektor industri, hingga rumah tangga.

Manila bertekad meningkatkan kesiapsiagaan pasokan minyak, memperkuat konektivitas kelistrikan regional, mendiversifikasi sumber energi, serta mendorong efisiensi energi yang lebih tinggi.

Agenda Utama Pertemuan Energi

Langkah ini diambil selagi Filipina memegang kepemimpinan bergilir ASEAN dan bersiap menjadi tuan rumah KTT tahunan blok tersebut pada akhir bulan ini.

Rapat puncak dan pertemuan tingkat tinggi lainnya dijadwalkan pada 27-29 Oktober, mempertemukan pemimpin 11 negara anggota ASEAN serta mitra dialognya.

Upaya kolektif ini diharapkan dapat memperkokoh ketahanan energi kawasan di tengah ketidakpastian geopolitik global.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Raga terpenjara, jiwa tetap mengabdi

Raga terpenjara, jiwa tetap mengabdi

Jakarta (ANTARA) - Pada 30 September 2026, di Miri, Sarawak, Prof. Rokhmin Dahuri menerima Aquaculture Lifetime Achievement Award dalam rangkaian ajang The 13th International Conference on Fisheries and Aquaculture (ICFA) 2026.

ICFA disebut sebagai konferensi akuakultur dan perikanan terbesar di Asia, dan penghargaan itu diberikan atas dedikasi panjang Rokhmin selama puluhan tahun.

Bagi dunia akuakultur, itu penghargaan seumur hidup. Bagi saya, sahabatnya, itu penutup indah dari perjalanan yang pernah melewati lorong paling gelap.

Rokhmin lahir di kampung nelayan Gebang Ilir, Cirebon. Ibunya pedagang ikan di pasar, dan sejak kecil ia membantu orang tuanya menangkap ikan, mengasinkannya, lalu menjualnya ke Cirebon, Kuningan, Bandung, dan Bogor. Laut baginya bukan teori di ruang kuliah, melainkan kampung halaman.

Dari sanalah ia menempuh pendidikan hingga IPB dan meraih gelar doktor dari Dalhousie University, Kanada, pada 1991. Ia kemudian mendirikan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan di Pascasarjana IPB.

Di ranah organisasi profesi, ia mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pakar Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN), serta aktif di Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) dan Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI). Sejak 2011, ia memimpin Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI). Pesannya tak pernah berubah: ilmu tidak boleh berhenti di ruang akademis, ia harus turun ke dermaga, tambak, dan kampung nelayan.

Berpihak pada nelayan

​Kiprahnya berlanjut saat ia dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil pada 1999 hingga 2001, sebelum akhirnya dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kepala Negara kala itu memberi mandat tegas: sektor kelautan harus menjelma sebagai pilar unggulan yang menyejahterakan nelayan, pembudidaya, serta seluruh masyarakat pesisir.

​Puncak dari gagasannya mewujud dalam Gerakan Nasional Pembangunan Kelautan (Gerbang Mina Bahari). Dicanangkan langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 23 Juli 2003 di Teluk Tomini, gerakan ini menempatkan ekonomi bahari sebagai mesin penghela perekonomian nasional.

​Rangkaian program terobosannya langsung menyentuh urat nadi kehidupan rakyat kecil. Mulai dari penyediaan SPBN untuk nelayan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP), Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mina, Kedai Pesisir, integrasi sistem rantai dingin, pembangunan pasar ikan higienis, Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), hingga penguatan COREMAP.

Catatan Rokhmin merekam, produksi perikanan nasional melonjak hingga menyentuh kisaran 10 juta ton pada 2004—mengantarkan Indonesia sebagai produsen perikanan terbesar ketiga di dunia.

​Meski memacu produksi, wawasan keberlanjutannya tak pernah tanggal. Komitmen pengembangan kawasan konservasi laut Indonesia pertama kali ia gaungkan di hadapan forum konferensi internasional di Meksiko pada 2003. Bagi Rokhmin, pembangunan sejati harus memajukan kesejahteraan manusia tanpa pernah menguras isi lautan.

Ujian hidup yang menguji segalanya

Badai itu datang pada 2007. Pengadilan menyatakannya bersalah dalam perkara dana nonbujeter di kementerian yang pernah dipimpinnya, lalu menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara.

Mahkamah Agung kemudian mengabulkan permohonan peninjauan kembali dan mengurangi masa hukumannya menjadi empat tahun enam bulan.

​Saya menghormati proses hukum tersebut sebagai catatan resmi negara. Namun, sejak ruang persidangan hingga ia menjalani masa hukuman, nurani saya tetap menyuarakan hal yang sama: sahabat saya adalah korban dari politisasi dan penegakan hukum yang sarat tanda tanya.

Perkara itu berpangkal pada kebijakan berlanjut dari era menteri-menteri sebelumnya, hingga memicu pertanyaan publik yang wajar: mengapa hanya dia yang dijerat? Ini tentu keyakinan pribadi saya sebagai seorang sahabat, sebuah pertanyaan yang kala itu juga menggema luas di tengah masyarakat.

Jiwa tetap bergerak

​Hal yang paling membekas bagi saya bukanlah perkara hukumnya, melainkan bagaimana ia menyikapinya.

Saya menjenguknya saat ia ditahan di Rutan Polri, hingga kemudian dipindahkan ke LP Cipinang. Di tempat yang dirancang untuk membatasi gerak, jiwanya justru tak pernah terkurung. Ia merangkul para warga binaan dan tetap setia menerima kedatangan mahasiswa serta alumni yang mencari arah bimbingannya.

​Selama masa persidangan hingga menjalani hukuman, ia terus menuntun para mahasiswa program magister dan doktor. Draf tesis dan disertasi tetap ia teliti, pandangan keilmuan tetap ia curahkan, memastikan anak-anak didiknya tidak kehilangan arah akademik.

Baginya, seorang guru tidak berhenti mengajar hanya karena pintu dikunci dari luar. Raganya boleh terkurung, tetapi spiritualitas, jiwa, dan daya pikirnya tetap berlayar, mengabdi demi nelayan, pembudidaya ikan, dan rakyat Indonesia yang selalu bertahta di hatinya.

​Pada 25 November 2009, ia melangkah keluar dari LP Cipinang. Puluhan pendukung menyambutnya hangat di luar gerbang: para nelayan, petani ikan dari pelbagai daerah. khususnya kawasan Pantura, serta para alumni dan juniornya dari IPB dan HMI Cabang Bogor.

Saya berdiri di sana, menyaksikan momen itu bersama para sahabat. Tak ada jabatan yang bisa mereka harapkan darinya. Mereka hadir semata karena ilmu, bimbingan, dan keberpihakannya telah terpatri mendalam dalam hidup mereka.

Pengabdian sepanjang hayat

Setelah bebas, Rokhmin memilih untuk tidak menepi. Ia kembali mengabdi lewat penelitian, organisasi profesi, penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, dan sejak 2024 terpilih sebagai wakil rakyat dan duduk sebagai anggota Komisi IV DPR RI.

Lebih dari satu dekade kemudian, dunia akuakultur Asia mengangkatnya dengan penghargaan seumur hidup.

Kisah ini mengajarkan tiga hal.

Pertama, martabat tidak bergantung pada jabatan.

Kedua, kebaikan yang ditanam sebelum badai akan menopang kita saat badai tiba.

Ketiga, panggilan hidup adalah jangkar yang membuat orang tetap bekerja ketika dunia seolah runtuh.

Bagi siapa pun yang kini dihantam badai, ingatlah gerbang Cipinang itu. Tegakkan kepala, rawat orang-orang yang setia, dan teruslah mengabdi. Fajar selalu datang bagi mereka yang tidak berhenti berlayar.

*) Ahmad Mukhlis Yusuf Adalah Executive and Business Leadership Coach, CEO LKBN Antara 2007-2012


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Produksi Film "The Batman: Part II" Ditunda Sementara Akibat Masalah Keluarga Sutradara

Produksi Film "The Batman: Part II" Ditunda Sementara Akibat Masalah Keluarga Sutradara

Warner Bros. bersama DC Studios mengumumkan penundaan sementara proses syuting film "The Batman: Part II" setelah sutradara Matt Reeves memutuskan beristirahat untuk menyelesaikan urusan pribadi yang bersifat keluarga.

Menurut laporan Deadline pada Senin 5 Oktober, perwakilan studio menegaskan dukungan penuh kepada Reeves serta komitmen untuk melanjutkan proyek begitu situasi pribadi telah teratasi.

Film yang mulai pengambilan gambar di London sejak Juni ini menampilkan kembali Robert Pattinson sebagai Bruce Wayne/Batman. Daftar pemeran pendukung meliputi Andy Serkis, Colin Farrell, Scarlett Johansson, Sebastian Stan, Brian Tyree Henry, Jayme Lawson, Charles Dance, Gil Perez‑Abraham, dan Sebastian Koch.

Jadwal rilis resmi "The Batman: Part II" ditetapkan pada 18 Februari 2028, menjadikannya salah satu andalan utama DC Studios yang diharapkan menghasilkan pendapatan besar di box office.

Sebelumnya, Matt Reeves menyutradarai "The Batman" (2022) yang berhasil meraup sekitar US$770,3 juta secara global dan memicu produksi serial spin‑off "The Penguin" yang dibintangi Colin Farrell.

Harapan Kedepan

Studio berharap penundaan ini bersifat sementara dan produksi dapat kembali berjalan lancar setelah masalah keluarga sutradara selesai, sehingga film dapat terus menambah deretan kesuksesan franchise Batman.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Hari ini, BMKG peringatkan gelombang tinggi dan banjir rob

Hari ini, BMKG peringatkan gelombang tinggi dan banjir rob

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca nasional untuk Selasa, dengan imbauan khusus bagi sektor transportasi udara, maritim, dan masyarakat pesisir terkait potensi gelombang tinggi serta banjir rob.

Prakirawan BMKG Bintari dalam siaran pembaruan informasi cuaca di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa pola perlambatan dan pertemuan angin memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, meski cuaca kering masih mendominasi secara umum.

"Pesisir barat Sumatera, sebagian besar Kalimantan, hingga wilayah Papua bagian tengah dan pegunungan diprakirakan mengalami pembentukan awan hujan. Pengguna transportasi udara diimbau mewaspadai potensi awan cumulonimbus di wilayah lintasan penerbangan tersebut," kata dia.

Bintari memaparkan, potensi cuaca ekstrem di perairan nasional memerlukan kesiapsiagaan penuh dari para nelayan dan operator jasa transportasi laut.

BMKG mengeluarkan peringatan gelombang tinggi berkisar 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat (NTT).

"Masyarakat pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan juga diminta mengantisipasi potensi banjir rob akibat fenomena pasang air laut," ujarnya.

Secara rinci berdasarkan wilayah, Pulau Sumatera berpotensi hujan petir di Pekanbaru, hujan sedang di Banda Aceh, serta hujan ringan di Medan dan Padang. Wilayah Bandar Lampung diprakirakan berpotensi asap atau kabut, sedangkan Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang berudara kabur.

Untuk Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, cuaca didominasi berawan tebal di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Kupang, dengan potensi hujan ringan di Serang serta udara kabur di Mataram.

Di Pulau Kalimantan dan Sulawesi, hujan ringan berpeluang turun di Pontianak, Tanjung Selor, Mamuju, dan Palu, sementara Palangka Raya diprakirakan berpotensi asap akibat kondisi cuaca kering. Sementara di Indonesia Timur, hujan ringan diprakirakan melanda Nabire dan Jayawijaya.

BMKG terus mengimbau masyarakat untuk mewaspadai risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta memantau pembaruan cuaca berkala melalui saluran resmi BMKG.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Surabaya Hadapi Tantangan Data dalam Perlindungan Sosial Digital

Surabaya Hadapi Tantangan Data dalam Perlindungan Sosial Digital

Di kota pelabuhan Surabaya, program Perlindungan Sosial Digital (PSD) ternyata menghadapi dilema: warga yang tampak paling membutuhkan bantuan bisa saja terlewat karena catatan administratif, sementara penerima manfaat yang sudah naik taraf hidup tetap tercatat menerima bantuan.

Menurut data terbaru, PSD telah mencakup 1.004.298 kepala keluarga. Namun, proses pembaruan data mengungkap adanya 219.000 warga yang tidak dapat ditemukan dan sekitar 26.000 nama yang sudah tercatat meninggal.

Angka ini menegaskan bahwa tantangan utama bukan sekadar menggelar platform digital, melainkan memastikan sistem dapat mengenali kondisi riil setiap individu.

Badan Pusat Statistik melaporkan bahwa pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Surabaya mencapai 105.090 jiwa atau 3,56 % dari total penduduk. Meskipun persentase ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya, dinamika kemiskinan tetap berlangsung—keluarga dapat naik kelas, turun kembali, atau berada di ambang kemiskinan yang rawan kembali ke jurang terdahulu.

Data Administratif vs Realitas Sosial

Kasus kepemilikan kendaraan menjadi contoh konkret. Petugas menemukan rumah dengan kondisi ekonomi lemah namun tercatat memiliki mobil. Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa kendaraan tersebut terdaftar atas nama pengemudi profesional, atau bahkan KTP pemilik dipinjam untuk pendaftaran STNK.

Situasi ini memperlihatkan keterbatasan mengandalkan NIK atau STNK sebagai indikator kesejahteraan. Sebuah nomor identitas memang menandai seseorang, dan nomor kendaraan menandai pemilik secara administratif, namun keduanya belum tentu mencerminkan siapa yang sebenarnya menikmati aset atau menanggung beban hidup keluarga.

Oleh karena itu, basis data perlindungan sosial harus dipandang bukan sekadar daftar orang miskin, melainkan peta dinamis yang menggambarkan siapa yang memerlukan bantuan, siapa yang berada dalam kondisi rentan, dan siapa yang telah berhasil mandiri.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Jakarta Masuk Lima Kota dengan Udara Paling Buruk di Dunia, AQI Capai 165

Jakarta Masuk Lima Kota dengan Udara Paling Buruk di Dunia, AQI Capai 165

Data pemantauan kualitas udara pada Selasa pagi menunjukkan Jakarta berada di peringkat lima besar kota dengan udara terburuk secara global. Pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) tercatat 165, yang termasuk dalam kategori tidak sehat.

Klasifikasi AQI dan Dampaknya

Angka 165 menandakan tingkat polusi yang dapat mengganggu kelompok sensitif, termasuk manusia, hewan, serta tanaman yang rentan. Pada rentang PM2,5 antara 66‑150 ยตg/m³, kualitas udara dianggap tidak sehat. Untuk konteks, kategori sedang (PM2,5 51‑100) belum memberi dampak signifikan pada kesehatan manusia, namun dapat memengaruhi tanaman sensitif. Kategori baik (PM2,5 0‑50) tidak menimbulkan efek pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Sementara itu, kategori sangat tidak sehat (PM2,5 200‑299) dan berbahaya (PM2,5 300‑500) masing‑masing mengancam kesehatan populasi secara luas.

Rekomendasi bagi Penduduk

Pemerintah dan otoritas kesehatan menyarankan warga untuk menghindari aktivitas fisik di luar ruangan, selalu memakai masker ketika berada di luar, serta menutup jendela rumah guna meminimalkan masuknya udara tercemar.

Kota dengan Indeks Terburuk Lainnya

Di antara kota‑kota lain, Dhaka (Bangladesh) menempati posisi teratas dengan AQI 215, diikuti Delhi (India) 186, Kolkata (India) 184, dan Kuala Lumpur (Malaysia) 182.


๐Ÿ“Œ Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com