Al-Ma'un
BNPB perkuat kesiapsiagaan masyarakat Karangasem lewat program DESTANA

BNPB perkuat kesiapsiagaan masyarakat Karangasem lewat program DESTANA

Surakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di Kabupaten Karangasem, Bali, melalui pelaksanaan program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) guna meminimalkan risiko ancaman bencana geologi dan hidrometeorologi.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan di Surakarta, Kamis, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas di tingkat tapak tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Kesiapsiagaan BNPB secara partisipatif sesuai dengan karakteristik wilayah.

Berdasarkan Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Karangasem Tahun 2025-2029, kawasan tersebut memiliki potensi risiko tinggi gempa bumi, erupsi Gunung Agung, tanah longsor, banjir, angin puting beliung, hingga kekeringan.

"Keragaman potensi ancaman tersebut membutuhkan strategi pengurangan risiko bencana yang terstruktur hingga unit terkecil masyarakat," kata dia

Dia menjelaskan, melalui pendampingan DESTANA, warga didorong mengidentifikasi potensi bahaya, memetakan sumber daya lokal, serta menyusun skenario kesiapsiagaan prabencana, saat tanggap darurat, dan pascabencana.

"Keberhasilan penanggulangan bencana sangat ditentukan oleh kesiapan mandiri individu, keluarga, hingga struktur RT/RW dan kelurahan," cetusnya.

Hasil pemetaan risiko partisipatif yang telah disusun bersama warga selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan uji coba jalur evakuasi, sosialisasi berkala, serta simulasi kebencanaan rutin.

Latihan kebencanaan secara berkala diharapkan mampu membentuk daya tanggap dan ketangguhan komunal warga Karangasem dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

"Selain penguatan struktur RT/RW, pengkajian risiko bencana secara partisipatif, sistem peringatan dini inklusif, rencana evakuasi, hingga serta Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) juga diberikan," kata dia


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
PTPP catat kontrak baru Rp9,3 triliun hingga Agustus 2026

PTPP catat kontrak baru Rp9,3 triliun hingga Agustus 2026

Jakarta (ANTARA) - BUMN bidang konstruksi PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatat perolehan kontrak baru senilai Rp9,3 triliun hingga Agustus 2026, dengan 66 persen di antaranya berasal dari proyek yang didanai pemerintah.

Sekretaris Perusahaan PTPP Joko Raharjo mengatakan perolehan kontrak tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat bisnis inti dengan mengutamakan kualitas proyek dan pengelolaan risiko.

"PTPP terus mengedepankan selektivitas dalam memperoleh kontrak baru dengan mempertimbangkan kualitas kontrak, profil risiko, serta potensi kontribusinya terhadap kinerja Perseroan," kata Joko dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan sumber pendanaannya, proyek pemerintah mendominasi perolehan kontrak baru PTPP dengan porsi 66 persen, disusul proyek swasta sebesar 18 persen dan proyek BUMN sebesar 16 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan proyek yang didanai pemerintah masih menjadi sumber utama kontrak baru perseroan, sementara proyek swasta dan BUMN turut berkontribusi terhadap portofolio pekerjaan.

Dari sisi lini bisnis, sektor jalan dan jembatan menjadi penyumbang terbesar kontrak baru dengan kontribusi 38 persen, diikuti sektor gedung sebesar 18 persen serta smelter dan pertambangan sebesar 16 persen.

Kontribusi lainnya berasal dari sektor rumah sakit dan bandara yang masing-masing menyumbang 8 persen, infrastruktur air sebesar 6 persen, sekolah 3 persen, pelabuhan 2 persen, serta sumber daya air 1 persen.

Pada Agustus 2026, PTPP memperoleh sejumlah proyek baru, antara lain pembangunan Jalan Hauling Batubara Stage III senilai Rp970 miliar dan pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) Metropolitan Mebidang di Medan senilai Rp538,5 miliar.

Perseroan juga mencatat proyek lanjutan Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu perolehan kontrak pada periode tersebut.

Joko menjelaskan perseroan terus menjalankan strategi Back to Core atau penguatan bisnis inti dengan memprioritaskan proyek yang memiliki kualitas kontrak dan profil risiko terukur.

"Sejalan dengan strategi Back to Core, kami akan terus memperkuat bisnis inti dan menjaga kualitas portofolio proyek guna mendukung pertumbuhan Perseroan yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Joko, PTPP akan mengoptimalkan kemampuan dan pengalaman perusahaan untuk memperoleh proyek di berbagai sektor dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan disiplin manajemen risiko.

Sebelumnya, PTPP pada Desember 2025 memproyeksikan perolehan kontrak baru sepanjang 2026 mencapai Rp23,5 triliun, seiring langkah perseroan memperkuat bisnis inti konstruksi dan menata portofolio usaha.

Dalam perkembangan terpisah, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia pada 2 Oktober 2026 menyatakan akan memprioritaskan proses penggabungan PTPP, Adhi Karya, Brantas Abipraya, dan Nindya Karya sebagai bagian dari konsolidasi BUMN Karya.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Pakar dorong TA/TO untuk susun paket wisata ramah muslim

Pakar dorong TA/TO untuk susun paket wisata ramah muslim

Jakarta (ANTARA) - Pakar pariwisata Universitas Andalas Sari Lenggogeni mendorong agen perjalanan (Travel Agent/TA) dan operator tur (Tour Operator/TO) menyusun paket wisata ramah muslim dengan memetakan kebutuhan wisatawan sejak awal hingga akhir perjalanan.

"Intinya bukan hanya sebagai label halal tour pada brosur, tapi yang paling penting halal assurance through the visitor journey (jaminan halal sepanjang perjalanan wisata)," kata Sari saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Sari mengatakan pemetaan kebutuhan tersebut dapat dituangkan dalam rencana perjalanan (itinerary), antara lain dengan memperhatikan restoran yang memiliki kejelasan status halal, waktu dan lokasi shalat, akses menuju masjid dan tempat ibadah, kebersihan fasilitas, akomodasi, serta layanan yang ramah muslim.

Paket perjalanan juga perlu memuat jadwal sholat, informasi halal, pemberhentian makanan dan minuman atau pemberhentian makanan dan minuman (F&B stop), serta kebutuhan lain wisatawan muslim.

Selain itu, dia juga menyarankan asosiasi perjalanan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan pemerintah mencoba menyusun paket tur ramah muslim.

Menurut dia, paket tersebut tidak perlu dibuat terlalu kaku agar wisatawan muslim tetap dapat menikmati beragam atraksi, seperti pantai, alam, tempat wisata, belanja, kebugaran dan kesehatan (wellness), serta pengalaman kreatif.

"Jadi halal itu lebih ke service assurance (jaminan layanan), bukan pembatasan pengalaman wisata," ujar Sari.

Sari mengatakan pengembangan atraksi juga perlu tetap mengangkat karakter atau DNA destinasi yang bersifat universal, sementara layanan kepada wisatawan dibuat inklusif.

"Jadi atraksi itu bersifat universal, cuma servisnya yang menjadi inklusif," katanya.

Ia menambahkan layanan ramah muslim dapat dikembangkan melalui fasilitas pendukung, seperti fasilitas wudu yang ramah penggunaan air, layanan Ramadan, informasi waktu shalat, serta suasana yang membuat wisatawan muslim lebih nyaman.

Selain itu, informasi mengenai layanan wisata ramah Muslim perlu tersedia secara digital karena teknologi dan kecerdasan buatan (AI) semakin mempengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih perjalanan.

"Harus ada informasi halal, restoran, tempat ibadah, hotel, juga harus masuk Google Maps, harus bisa masuk dalam aplikasi agen perjalanan daring (OTA) berbasis AI," ujar Sari.

Pengembangan tersebut tidak cukup hanya melalui sertifikasi halal, tetapi juga perlu memastikan akses terhadap informasi halal (halal information accessibility) dan ketersediaannya secara digital.

"Jadi tahapannya bukan sekadar sertifikasi halal, tapi juga aksesbilitas terhadap informasi halal dan digital," katanya.

Sari menyebut pendekatan tersebut mencakup kepatuhan (compliance), jaminan kualitas (quality assurance), kepercayaan pasar (market confidence), dan daya saing (competitiveness).


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Basarnas Siapkan Dua Helikopter untuk Siaga Darurat MotoGP Mandalika 2026

Basarnas Siapkan Dua Helikopter untuk Siaga Darurat MotoGP Mandalika 2026

Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan darurat selama Grand Prix MotoGP 2026 di Mandalika, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menurunkan dua unit helikopter beserta tim medis dan kru pendukung.

Jadwal Kedatangan dan Rute Penerbangan

Kedua pesawat jenis Dauphin tiba di wilayah NTB pada Rabu, 7 Oktober, setelah melakukan pemeriksaan jalur dan titik pendaratan. Helikopter berregistrasi HR-3601 mendarat di helipad Rumah Sakit Umum Daerah NTB pukul 13.17 WIB, kemudian lepas landas kembali dua menit kemudian. Sementara itu, HR-3604 menuruni landasan pada pukul 13.22 WIB dan kembali terbang pada 13.24 WIB. Kedua unit tersebut berhasil mencapai helipad Pertamina Mandalika International Circuit pada pukul 13.42 WIB.

Tujuan Penempatan dan Harapan Basarnas

Ketua Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa penugasan helikopter ini bertujuan memberikan respons cepat bila terjadi insiden yang memerlukan Evakuasi Medis Udara (EMU). Ia menekankan bahwa keberadaan armada udara merupakan bagian dari upaya antisipatif Basarnas untuk menjamin keselamatan peserta dan penonton selama perlombaan yang dijadwalkan berlangsung 9–11 Oktober 2026.

"Dengan koordinasi lintas instansi yang solid serta kesiapan penuh armada udara, kami berharap MotoGP Mandalika 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan tertib," pungkas Hariyadi.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
BMKG prakirakan cuaca di sebagian besar RI hujan ringan pada Kamis

BMKG prakirakan cuaca di sebagian besar RI hujan ringan pada Kamis

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini, Kamis, di sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan ringan.

Prakirawan BMKG Lintang Alya melalui kanal informasi resmi BMKG yang dipantau dari Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa beberapa wilayah di Pulau Sumatra, seperti Kota Banda Aceh, Tanjung Pinang, Palembang, Lampung, dan Pangkal Pinang diprakirakan udara kabur, sedangkan Kota Jambi diprakirakan berawan tebal.

"Hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Medan, Pekanbaru, Padang, dan Bengkulu," katanya.

Beralih ke Pulau Jawa, cuaca di wilayah Jakarta, Serang, Semarang, dan Yogyakarta berpotensi berawan tebal, sedangkan Surabaya berawan. Hujan ringan diprakirakan akan mengguyur wilayah Bandung.

Kemudian untuk cuaca di Pulau Kalimantan, Palangkaraya berpotensi asap atau kabut, sedangkan Banjarmasin udara kabur. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah Samarinda.

"Waspadai hujan yang dapat disertai petir di wilayah Pontianak dan Tanjung Selor," ucap Lintang.

Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca di Denpasar akan diguyur hujan dengan intensitas ringan, sedangkan udara kabur diprakirakan melanda Mataram. Kota Kupang berpotensi diselimuti awan tebal.

Untuk wilayah Sulawesi, Kota Manado diprakirakan berawan. Makassar cerah berawan, sedangkan Palu udara kabur. Potensi asap atau kabut dapat terjadi di Kota Kendari, sedangkan Gorontalo berpotensi diselimuti awan tebal.

"Hujan ringan diprakirakan akan mengguyur wilayah Mamuju," tuturnya.

Sementara itu untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ternate diprakirakan berawan tebal, sedangkan Ambon berpotensi udara kabur.

Bergeser ke Papua, wilayah Sorong dan Merauke diprakirakan udara kabur, Jayawijaya berawan, sedangkan hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur Manokwari, Nabire, dan Jayapura.

BMKG juga mengingatkan pengguna transportasi udara untuk waspada awan hujan atau cumolonimbus di Samudera Hindia Barat Kepulauan Nias dan Mentawai, Sumatra bagian utara dan Aceh, Laut Natuna bagian utara, serta Kalimantan bagian barat hingga utara.

Wilayah lainnya meliputi Laut Sulawesi bagian timur, Samudera Pasifik utara Maluku dan Papua, serta Papua bagian tengah.

"Untuk itu, selalu ikuti informasi terbaru perkembangan cuaca dari bandara dan maskapai penerbangan," katanya.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Unhan Latih Siswa, dan Kecelakaan 15 Kendaraan di Tol Cipularang

Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Unhan Latih Siswa, dan Kecelakaan 15 Kendaraan di Tol Cipularang

Pada Rabu, 7 Oktober, sejumlah informasi penting muncul, mulai dari penetapan biaya haji tahun 2027 oleh Pemerintah dan DPR, hingga insiden kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang menelan 15 kendaraan. Di samping itu, pemerintah menyoroti upaya mitigasi kebakaran hutan serta program pelatihan disiplin siswa oleh Universitas Pertahanan.

Biaya Haji 2027 Ditentukan Rp98,4 Juta per Jamaah

Pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI menetapkan Besaran Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun Hijriah 1448/2027 sebesar Rp98.466.351,35. Komponen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) menyumbang sekitar 55,5 persen, yakni Rp54.648.825 per orang. Dengan struktur biaya tersebut, calon jamaah hanya diwajibkan membayar sekitar Rp23.248.825.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Desak Perkebunan Bangun Kanal Mitigasi Karhutla

Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, meminta perusahaan perkebunan di Sumatera Selatan untuk membangun kanal sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi setiap tahun.

1.500 Kadet Unhan Mulai Latih Disiplin Siswa Sekolah Rakyat Secara Nasional

Universitas Pertahanan mengerahkan 1.500 kadet mahasiswa untuk memulai program pelatihan kedisiplinan dan pembentukan karakter bagi siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, yang dilaksanakan secara serentak mulai pekan ini.

Kecelakaan Beruntun 15 Kendaraan di Tol Cipularang Diduga Akibat Rem Truk Gagal

Di Tol Cipularang, kilometer 91+900 arah Jakarta, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 15 kendaraan. Penyebab utama diduga adalah kegagalan rem pada sebuah truk yang memicu rantai tabrakan.

berita ini mencerminkan dinamika kebijakan publik, upaya mitigasi lingkungan, serta tantangan keselamatan di infrastruktur transportasi, sekaligus menegaskan peran institusi pendidikan dalam menumbuhkan nilai disiplin pada generasi muda.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
KPK nilai Menteri ATR/BPN Nusron Wahid kurang bisa atur waktu

KPK nilai Menteri ATR/BPN Nusron Wahid kurang bisa atur waktu

Dengan tidak hadirnya yang bersangkutan, saya yakin penyidik akan menjadwal ulang rencana pemeriksaannya

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid kurang bisa atur waktu.

“Penyidik sudah kirim panggilan sejak awal minggu lalu. Jadi, kalau alasan sudah ada terjadwal kegiatan di kementerian, sepertinya dengan toleransi waktu beda minggu, kurang bisa atur waktu,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis.

Setyo menyampaikan pernyataan tersebut setelah Nusron Wahid absen sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada 7 Oktober 2026 dengan alasan ada agenda internal kementerian.

Oleh sebab itu, Setyo meminta komitmen Nusron untuk memenuhi pernyataannya saat menjawab pertanyaan para jurnalis pada 18 September 2026 atau beberapa hari setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian ATR/BPN.

“Menteri ini kan pernah menyatakan di media pada Jumat, 18 September 2026, bahwa akan menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK, serta mengikuti dan akan membantu proses yang ada. KPK berharap yang bersangkutan komitmen,” katanya.

Sementara itu, dia meyakini penyidik KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Nusron.

“Dengan tidak hadirnya yang bersangkutan, saya yakin penyidik akan menjadwal ulang rencana pemeriksaannya,” ujarnya.

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Mereka adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, dan Rizal Pahlevi selaku pihak swasta atau perantara Summarecon.

Tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry. Keempatnya diduga KPK merupakan orang kepercayaan Nusron.

Pada 17 September 2026, penyidik KPK menggeledah ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN Asnaedi, serta ruangan direktorat terkait kasus tersebut. Namun, KPK menegaskan tidak menggeledah ruangan Nusron.

Pada 18 September 2026, KPK melanjutkan kegiatan penggeledahan dengan menggeledah kantor Summarecon di Jakarta, dan rumah Lampri di Bekasi. KPK pada 21 September 2026 menggeledah kantor Summarecon di Kabupaten Bogor.

Dua hari setelahnya, KPK menggeledah Kantor Pertanahan Kota Mojokerto. Kemudian, KPK pada 24 September 2026 menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur, dan rumah Lampri di Nganjuk.

KPK pada 29 September 2026 menggeledah kantor PT Bela Parahiyangan Investindo di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Ribuan Penonton Sambut Festival Teater Terbuka di Tianjin Saat Hari Nasional 2026

Ribuan Penonton Sambut Festival Teater Terbuka di Tianjin Saat Hari Nasional 2026

Selama liburan Hari Nasional di Cina, Tianjin menyajikan Festival Teater Tianjin 2026 dengan mengubah jalan‑jalan, gang‑gang kuno, dan bangunan berusia lebih dari satu abad menjadi panggung terbuka yang menampilkan ragam pertunjukan drama.

Suasana Panggung Jalanan

Berbagai sudut kota, termasuk kawasan bersejarah Heping, dipenuhi oleh para aktor yang mempersembahkan adegan‑adegan teater klasik dan kontemporer, menjadikan setiap lorong menjadi ruang pertunjukan bagi warga dan wisatawan.

Penonton menyaksikan pertunjukan di Distrik Heping, Tianjin, 6 Oktober 2026.
Segmen drama dipentaskan di sebuah jalan komersial, Tianjin, 6 Oktober 2026.
Pemain berinteraksi langsung dengan seorang pengunjung di Heping District, Tianjin, 6 Oktober 2026.
Pemeran mengucapkan terima kasih kepada penonton setelah pertunjukan di jalan komersial, Tianjin, 6 Oktober 2026.

📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Seorang tewas dan satu luka akibat gas tabung oksigen meledak di Jakut

Seorang tewas dan satu luka akibat gas tabung oksigen meledak di Jakut

Jakarta (ANTARA) - Ledakan tabung oksigen terjadi di area PT Sinergi Berkat Gasindo, Jalan Pegangsaan Dua No. 103A, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengakibatkan Slamat Nur Alimin (19) tewas dan Tedi Irawan (47) mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Ledakan tersebut terjadi pada Rabu (7/10) sekitar pukul 16.30 WIB

“Peristiwa terjadi saat proses pengisian tabung oksigen berukuran sekitar 48 hingga 50 kilogram dari tabung utama berkapasitas 10 ton," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Girindra Wardana di Jakarta, Kamis.

Pihaknya bersama jajaran piket fungsi Polsek Kelapa Gading langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan para saksi.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ledakan hebat terjadi tidak lama setelah proses pengisian tabung oksigen.

Saat itu, salah satu korban, Slamat Nur Alimin (19), sempat mundur satu langkah setelah menutup valve tabung oksigen.

Seketika, suara ledakan membahana dan kepulan asap cokelat tebal membumbung di sekitar area pabrik.

​Akibat terkena hantaman ledakan, Slamat Nur Alimin meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius di sekujur tubuh, patah tulang iga, serta cedera berat pada bagian kepala dan organ dalam.

Sementara itu, korban lain bernama Tedi Irawan (47) mengalami luka sobek pada pundak kiri serta pembengkakan di kaki kanan dan kini tengah mendapat perawatan medis di RS Gading Pluit.
​
Ledakan tersebut juga dilaporkan menimbulkan kerugian materiil. Pecahan besi dari ledakan melayang hingga menembus kaca depan satu unit mobil pikap berpelat B 9364 TAF.

Selain itu, gelombang kejut ledakan merusak bagian atap rumah warga sekitar milik Muniroh di RT 05/RW 02 Kelapa Gading.

​Petugas kepolisian dari Polsek Kelapa Gading bergerak cepat dengan memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, serta menerjunkan tim identifikasi untuk mengusut penyebab pasti ledakan

“Kami sudah mendatangi lokasi, mengamankan TKP, mendata korban, serta meminta keterangan dari saksi-saksi. Saat ini kasusnya dalam penanganan penuh Polsek Kelapa Gading," kata dia.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com