Al-Ma'un
Kemenpar ajak agen perjalanan buat paket wisata tematik baru

Kemenpar ajak agen perjalanan buat paket wisata tematik baru

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata mengajak para agen perjalanan dan tur operator (TA/TO) lokal membuat paket wisata tematik yang berbasis pada ketenangan jiwa, gastronomi dan budaya yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Borobudur, Magelang.

“Tren wisatawan nusantara, khususnya segmen menengah ke atas dari wilayah Jabodetabek, kini tidak lagi sekadar mencari destinasi untuk berfoto, melainkan pengalaman mendalam yang memberikan ketenangan jiwa dan narasi sejarah yang kuat,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Made menyampaikan hal tersebut menjadi sebuah upaya untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam hal ini, Kementerian Pariwisata telah menggelar kegiatan familiarization trip (famtrip) yang diikuti oleh 10 TA/TO lokal untuk memahami adanya pergeseran tren wisata masyarakat dari semula wisata massal menuju pengalaman yang lebih bermakna dan bernilai tinggi.

Perubahan tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan yang menghadapi tekanan aktivitas sehari-hari dan menjadikan liburan sebagai sarana perawatan diri, pemulihan kesehatan mental, serta kesempatan memperoleh pengalaman berkesan.

Famtrip bertajuk "Harmoni Raga, Rasa dan Tradisi" yang diselenggarakan pada 16 sampai 20 Oktober 2026 itu juga dijadikan sebagai ruang untuk mempertemukan pembeli dan penyedia layanan wisata melalui pertemuan bisnis (B2B). Kegiatan tersebut diharapkan menghasilkan transaksi yang bermanfaat bagi ekonomi lokal sekaligus mendukung pencapaian target 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada 2026.

Para peserta menikmati berbagai pengalaman wisata yang memadukan kuliner, sejarah, budaya, dan kebugaran. Kegiatan diawali dengan eksplorasi gastronomi bersama Dje Djak Rasa melalui Telusur Kampung Santan Spesial Ingkung di Bantul, yang memadukan sajian ayam ingkung dengan kisah resep tradisional.

Eksplorasi kekayaan kuliner Nusantara berlanjut melalui "Senja Gastronomy Walking Tour: Telusur Tugu & Pecinan" untuk mengenal akulturasi budaya sekaligus mencicipi jajanan lokal.

Peserta juga mengikuti perjalanan "Tiga Wajah Mataram" bersama Remen Jawi yang menghadirkan penjelajahan sejarah dan perjamuan lintas masa. Agenda dilanjutkan dengan menikmati racikan teh personalisasi di Sadahurip, menjelajahi Kampung Wisata Purbayan, serta menikmati hidangan gastronomi etnik di Dapur Alit Jogja.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi meditasi berkesadaran yang memadukan pengalaman relaksasi dan penuturan kisah budaya bersama Selaras Jiwo Journey.

Kegiatan itu turut mengangkat potensi wisata jalan kaki (walking tour) sebagai alternatif menikmati destinasi secara lebih dekat. Aktivitas ini semakin diminati karena memungkinkan wisatawan menjelajahi lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat melalui perjalanan yang lebih santai dan mendalam (slow tourism).

“Melalui jalan kaki, wisatawan tidak hanya melintasi ruang kota, tetapi dapat berinteraksi langsung dengan warga lokal, menghirup suasana kampung, serta meresapi cerita sejarah dan kuliner secara autentik di setiap sudut yang dikunjungi. Pengalaman sensorik seperti inilah yang dicari oleh wisatawan berkualitas tinggi masa kini,” ujar dia.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Surabaya Tangani Penahanan Calon ART, Upaya Pulang Martabat dan Reformasi Penempatan

Surabaya Tangani Penahanan Calon ART, Upaya Pulang Martabat dan Reformasi Penempatan

Kasus dugaan penahanan calon pembantu rumah tangga (ART) di Jalan Kedung Anyar, Surabaya, menegaskan bahwa sekadar mengirimkan mereka kembali ke kampung halaman belum menyelesaikan persoalan yang mendasar.

Pengembalian pekerja memang penting untuk memulihkan rasa aman dan menyatukan kembali dengan keluarga, namun perlindungan yang sebenarnya memerlukan perbaikan pada proses rekrutmen, penampungan, serta penempatan kerja.

Situasi ini bukan fenomena tunggal. Pada September 2026, Pemerintah Kota Surabaya menerima laporan mengenai pekerja yang mengalami kesulitan meninggalkan perusahaan penyalur di kawasan Gayung Kebonsari dan Gunung Anyar. Laporan serupa muncul kembali pada Oktober di Kedung Anyar, menandakan perlunya perbaikan tata kelola penempatan ART.

Pulangkan dengan Martabat

Pada 24 Oktober 2026, Satpol PP Surabaya melakukan patroli di wilayah Kembang Jepun hingga Kedungsari, yang menghasilkan evakuasi sepuluh calon ART. Dua orang warga luar kota meminta bantuan karena tidak dapat meninggalkan fasilitas penyalur di Jalan Kedung Anyar, sementara delapan orang lainnya ditemukan melalui koordinasi dengan Polsek Sawahan.

Dinas Sosial setempat kemudian melakukan pendataan serta asesmen sebelum proses pemulangan. Hingga 30 Oktober 2026, sembilan orang telah kembali ke keluarga mereka; satu orang masih ditunggu karena alamat keluarganya di Tuban tidak dapat diverifikasi selama dua tahun terakhir.

Proses pemulangan melibatkan koordinasi lintas wilayah: sebagian keluarga menjemput langsung, sebagian lagi dipertemukan kembali melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, dan sisanya diantar oleh petugas Dinas Sosial Surabaya. Penempatan lintas daerah menuntut kerja sama antarlembaga pemerintah.

Negara wajib menjamin keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, tempat tinggal sementara, serta penelusuran keluarga bagi pekerja yang terdampak. Selain itu, diperlukan pendampingan psikososial, pemeriksaan kesehatan, dan penyelesaian hak‑hak yang mungkin belum terpenuhi.

Calon ART memiliki kebebasan, pilihan, dan hak atas pekerjaan yang layak; mereka bukan sekadar komoditas yang dapat dipindahkan tanpa mempertimbangkan hak‑hak dasar mereka.

Kasus ini menyoroti urgensi penegakan regulasi penyaluran tenaga kerja domestik, termasuk verifikasi izin perusahaan penyalur, monitoring berkelanjutan, dan penyediaan mekanisme perlindungan yang terpadu bagi pekerja migran.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Pengadilan Paris Batalkan Larangan, Izinkan Demo Besar di Pusat Kota

Pengadilan Paris Batalkan Larangan, Izinkan Demo Besar di Pusat Kota

Pengadilan administratif Paris pada Jumat 30 Oktober memutuskan untuk mencabut larangan polisi dan memberi izin bagi demonstrasi berskala besar yang dijadwalkan pada Sabtu 31 Oktober di pusat kota. Keputusan ini menandai berbaliknya sikap otoritas terhadap aksi yang sebelumnya diblokir.

Putusan Pengadilan dan Tanggapan Pemerintah

Awalnya, kepolisian Paris melarang protes yang dipimpin oleh Gerakan Rompi Kuning serta serikat buruh CGT, lalu menyarankan para demonstran menggelar aksi di daerah pinggiran timur ibu kota. Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengungkapkan bahwa kepolisian akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu 24 Oktober, pengadilan mengeluarkan putusan yang mendukung larangan polisi, memaksa pemindahan aksi ke pinggiran Paris hanya beberapa jam sebelum demonstrasi dimulai.

Latar Belakang Gelombang Protes

Unjuk rasa di Prancis telah berlangsung sejak pertengahan September, dimulai dari aksi siswa sekolah menengah di pinggiran Paris yang menuntut perbaikan fasilitas pendidikan. Seiring berjalannya waktu, protes tersebut meluas karena kekecewaan publik atas kenaikan harga kebutuhan pokok.

Aksi terbesar tercatat pada 17 Oktober, dengan sekitar 550.000 peserta menurut data Kementerian Dalam Negeri Prancis. Pada hari itu, aparat keamanan menggunakan gas air mata, granat kejut, dan meriam air untuk membubarkan massa.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Pramono pertimbangkan usul 76 taman di Jakarta buka 24 jam

Pramono pertimbangkan usul 76 taman di Jakarta buka 24 jam

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sedang mempertimbangkan usulan untuk membuka jam operasional selama 24 jam terhadap 76 taman di Ibu Kota.

"Saya akan segera putuskan usulan tadi, di antaranya ada 76 taman yang bisa untuk dioperasikan 24 jam," kata Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (30/10).

Usulan tersebut merupakan salah satu program inovasi yang dikompetisikan di Benyamin S. Award 2026. Pramono pun meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta untuk menyebarluaskan inovasi tersebut agar dipertimbangkan oleh lurah-lurah lainnya.

Jika taman memenuhi syarat, lanjut Pramono, maka pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera melengkapi ruang publik terbuka itu dengan fasilitas kamera pengawas CCTV, lampu penerangan, dan sebagainya.

stop tersebut menjadi lebih nyaman dan aman untuk dikunjungi masyarakat.

Kendati demikian, Pramono belum memaparkan taman mana saja yang akan dibuka 24 jam.​​​​​​​

Pramono menilai keberadaan taman yang bisa dinikmati sepanjang hari menjadi salah satu fasilitas publik yang perlu dipertahankan dan dikembangkan di Jakarta. Dia menyebut pembukaan taman selama 24 jam selama ini mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Untuk saat ini, sudah ada beberapa taman di Jakarta yang dibuka selama 24 jam, yakni Taman Menteng, Taman Lapangan Banteng, Taman Literasi Martha Tiahahu, dan Taman Bendera Pusaka.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Kemarin, peluncuran Bulan Guru Nasional hingga penangguhan SPPG

Kemarin, peluncuran Bulan Guru Nasional hingga penangguhan SPPG

Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Tanah Air, Jumat (30/10), di antaranya, Kemendikdasmen hadirkan Pekan Guru Fest semarakkan Bulan Guru Nasional hingga BGN tangguhkan 6.097 SPPG tidak tertib sampaikan LPDH.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

Kemendikdasmen hadirkan Pekan Guru Fest semarakkan Bulan Guru Nasional

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) siap menghadirkan serangkaian kegiatan, termasuk Pekan Guru Fest guna menyemarakkan Bulan Guru Nasional sekaligus mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga kependidikan dalam mendidik generasi bangsa.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan Bulan Guru Nasional menjadi momentum guna memperkuat penghargaan masyarakat terhadap profesi guru sekaligus mendorong para pendidik terus belajar dan berbagi praktik baik.

“Sebagai bentuk ucapan terima kasih dan dukungan kami atas dedikasi para guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia yang telah mendidik generasi bangsa, tahun ini acara kembali kami gelar untuk meluncurkan Bulan Guru dan berbagai kegiatan yang kami persembahkan untuk guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia,” kata Nunuk dalam kegiatan Peluncuran Bulan Guru Nasional di SMP Negeri 216 Jakarta Pusat, Jumat.

Selengkapnya baca di sini

Kemendikdasmen siap hadirkan cerita & beri penghargaan dedikasi guru

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) siap mengangkat hingga memberikan penghargaan atas kisah dedikasi para guru sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Guru Nasional 2026.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna menyeleksi para guru yang layak menerima penghargaan pada puncak perayaan Hari Guru Nasional, yang akan berlangsung pada 25-26 November dan direncanakan hadir Presiden Prabowo Subianto.

“Semua ini kami rangkum dalam satu tema, tema tahun ini masih sama dengan tahun yang lalu, yaitu Guru Hebat Indonesia Kuat,” kata Nunuk dalam kegiatan Peluncuran Bulan Guru Nasional di SMP Negeri 216 Jakarta Pusat pada Jumat.

Selengkapnya baca di sini

BGN gandeng Kemendikdasmen adopsi SIPLah, perkuat sistem Loka MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) guna memperkuat tata kelola pengadaan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis melalui Loka MBG.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan kerja sama tersebut meliputi pengadopsian sistem pengadaan yang telah diterapkan di lingkungan Kemendikdasmen melalui SIPLah, dengan menyesuaikan kebutuhan BGN dalam mengelola pengadaan bahan pangan untuk Program MBG melalui aplikasi marketplace Loka MBG yang direncanakan rilis pada Desember 2026.

“Pemilihan SIPLah didasarkan pada tujuan kami melihat benchmarking cara yang sudah terbukti, daripada ibaratnya kami mengarang-ngarang sesuatu yang belum pernah ada, jadi kami mengadopsi, meniru sesuatu yang memang sudah berjalan sudah baik di Kemendikdasmen, tinggal kami modifikasi sedikit,” kata Sudaryono usai mengikuti kegiatan Penandatangan Kerja Sama (PKS) tentang Dukungan Pengembangan Tata Kelola Belanja SPPG di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat.

Selengkapnya baca di sini

BGN tangguhkan 6.097 SPPG tidak tertib sampaikan LPDH

Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan (suspend) atau memberi sanksi khusus terhadap 6.097 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak tertib dan disiplin dalam menyampaikan Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH).

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana menyampaikan kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Kepala BGN Nomor 24 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Hari Pelayanan Efektif dan Pemberian Insentif Ketersediaan dan Mutu Layanan SPPG.

"Berdasarkan data Kedeputian Penyediaan dan Penyaluran, per 28 Oktober 2026 terdapat 6.097 SPPG yang tidak menyampaikan LPDH secara tertib dan disiplin. Oleh karena itu, Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan mengeluarkan surat suspend khusus yang mulai diberlakukan pada Senin, 2 November 2026," ujar Ketut di Jakarta, Jumat.

Selengkapnya baca di sini


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
CAN Trader & Services Pte Ltd dan Guidance Marine Umumkan Kemitraan Penjualan dan Layanan untuk Perkuat Solusi Referensi Posisi DP di Asia Tenggara

CAN Trader & Services Pte Ltd dan Guidance Marine Umumkan Kemitraan Penjualan dan Layanan untuk Perkuat Solusi Referensi Posisi DP di Asia Tenggara

Kemitraan ini bertujuan memperluas akses di kawasan tersebut terhadap teknologi referensi posisi kapal mutakhir untuk operasi lepas pantai, proyek pembangunan kapal baru, dan pemutakhiran armada.

SINGAPURA & LEICESTER, Inggris--(BUSINESS WIRE)-- CAN Trader & Services Pte Ltd (“CAN Trader”), sebuah perusahaan elektronik dan integrasi sistem kelautan yang berkantor pusat di Singapura, pada hari ini mengumumkan kemitraan dengan Guidance Marine. Guidance Marine adalah perusahaan penyedia khusus teknologi referensi posisi Dynamic Positioning (DP) untuk industri maritim dan lepas pantai.

Kemitraan ini memadukan teknologi referensi posisi dari Guidance Marine dengan kehadiran pasar regional, keahlian teknis, serta jaringan hubungan yang telah terjalin di seluruh sektor maritim milik CAN Trader. Kerja sama tersebut bertujuan untuk mendukung para pemilik kapal lepas pantai, operator, galangan kapal, dan perusahaan teknik kelautan dengan memberikan akses ke solusi referensi posisi DP yang canggih.

Seiring dengan meningkatnya tuntutan akan keandalan operasional, ketepatan, dan efisiensi dalam operasi lepas pantai, sistem referensi posisi yang andal tetap menjadi komponen yang vital dalam sistem Dynamic Positioning. Sistem-sistem ini menyediakan data posisi yang esensial bagi sistem kontrol DP, sehingga membantu kapal mempertahankan posisinya di lingkungan yang menantang.

Memperkuat Dukungan Regional bagi Operator Lepas Pantai

CAN Trader memiliki pengalaman yang luas di bidang navigasi laut, komunikasi, dan sistem elektronik lepas pantai, serta melayani pelanggan di seluruh Singapura dan Asia Tenggara. Kehadirannya di kawasan ini serta pemahaman mendalam terhadap persyaratan teknis dan komersial para operator kapal menjadi landasan untuk memperkenalkan solusi Guidance Marine kepada pelanggan yang baru maupun yang sudah ada.

Kemitraan ini diharapkan akan berfokus pada beberapa bidang utama:

· Proyek pembangunan kapal baru: Memberi dukungan kepada galangan kapal, pemilik kapal, dan kontraktor teknik kelautan melalui solusi referensi posisi untuk pembangunan kapal baru.

· Pemutakhiran dan modifikasi armada: Mengidentifikasi peluang untuk memodernisasi instalasi DP yang ada dan memenuhi persyaratan operasional yang terus berkembang.

· Dukungan armada lepas pantai: Melibatkan operator kapal untuk menangani persyaratan siklus hidup peralatan, keandalan sistem, dan standarisasi armada dalam jangka panjang.

· Keterlibatan teknis dan komersial: Menyediakan titik kontak regional bagi pelanggan untuk pertanyaan mengenai produk, pembahasan proyek, dan koordinasi dengan Guidance Marine.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung kebutuhan operasional industri lepas pantai dan maritim melalui teknologi yang andal, keterlibatan teknis, serta layanan regional yang responsif.

Komentar dari Pimpinan

“Menjalin kemitraan dengan Guidance Marine merupakan langkah penting dalam memperkuat bisnis Dynamic Positioning dan referensi posisi kami di Asia Tenggara. Operator kapal lepas pantai membutuhkan teknologi yang andal, dukungan teknis yang kompeten, serta mitra yang memahami realitas operasional armada mereka. Kami melihat peluang besar untuk bekerja sama dengan Guidance Marine guna mendukung proyek pembangunan kapal baru, pemutakhiran armada, serta penerapan yang lebih luas dari solusi referensi posisi canggih di seluruh kawasan ini”.

— Karl Wang selaku Direktur di CAN Trader & Services Pte Ltd

“Karl dan tim CAN Trader merupakan penyedia layanan profesional yang telah mapan di pasar maritim, dan kami menantikan terwujudnya tujuan bersama kami untuk menyediakan sensor referensi terbaik di kelasnya bagi pasar DP”.

— Duncan Halliday selaku Direktur Penjualan di Guidance Marine

Memajukan Solusi Dynamic Positioning di Asia Tenggara

Asia Tenggara tetap menjadi pasar penting bagi operasi kelautan lepas pantai, didukung oleh permintaan regional akan kapal pendukung lepas pantai, layanan kelautan terkait energi, pembangunan kapal, dan pemeliharaan kapal. Seiring upaya para operator untuk mempertahankan performa operasional dan mengelola biaya siklus hidup armada mereka, pemilihan dan integrasi teknologi referensi posisi DP yang andal tetap menjadi pertimbangan penting.

CAN Trader dan Guidance Marine berencana untuk menjalin kerja sama dengan pelanggan dan mitra industri di seluruh kawasan guna mengidentifikasi peluang proyek serta menyediakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kapal.

Kemitraan ini juga mendukung strategi CAN Trader yang lebih luas dalam memperkuat portofolio teknologi kelautannya serta membangun hubungan jangka panjang dengan produsen peralatan terkemuka yang melayani sektor lepas pantai dan maritim.

Tentang CAN Trader & Services Pte Ltd

CAN Trader & Services Pte Ltd adalah perusahaan penyedia solusi elektronik dan sistem kelautan yang bermarkas di Singapura dan melayani industri maritim serta lepas pantai. Perusahaan ini menyediakan dan memberikan dukungan untuk teknologi navigasi laut, komunikasi, serta teknologi yang berkaitan dengan Dynamic Positioning bagi pemilik kapal, galangan kapal, dan pelanggan di industri maritim di seluruh Asia Tenggara.

Melalui pemahaman mendalam tentang pasar regional, kemampuan teknis, dan hubungan dengan pelanggan, CAN Trader bekerja sama dengan mitra teknologi untuk menghadirkan solusi peralatan kelautan yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional industri ini.

//cantrade.com.sg/

Tentang Guidance Marine

Guidance Marine adalah perusahaan penyedia khusus teknologi referensi posisi untuk aplikasi Dynamic Positioning (DP) di industri maritim dan lepas pantai. Teknologi yang dimiliki perusahaan ini mendukung kapal yang membutuhkan data referensi posisi yang akurat dan andal untuk operasi DP di lingkungan laut yang menantang.

Solusi dari Guidance Marine dapat diterapkan pada berbagai aplikasi lepas pantai dan maritim, serta mendukung operator kapal dan integrator sistem dalam memenuhi kebutuhan operasional dan penentuan posisi mereka.

//www.guidancemarine.com/

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Contacts

CAN Trader & Services Pte Ltd
Kontak: Karl Wang
Jabatan: Direktur
Email: karl@cantrade.com.sg
Situs web: https://cantrade.com.sg/

Guidance Marine
Kontak: Kavisha Parmar
Jabatan: Manajer Pemasaran
Email: info@guidancemarine.com
Situs web: https://www.guidancemarine.com/

CAN Trader & Services Pte Ltd


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Gubernur Jakarta Dorong Lurah Ikut Selidiki Keluhan Warga lewat Rapat 44 Kecamatan

Gubernur Jakarta Dorong Lurah Ikut Selidiki Keluhan Warga lewat Rapat 44 Kecamatan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menekankan pentingnya peran lurah sebagai ujung pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat, terutama dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah di ibu kota.

Rapat Koordinasi Lurah dan Camat di Seluruh Kecamatan

Pramono berencana mengundang seluruh lurah dalam pertemuan internal agar dapat mendengar secara langsung keluhan warga yang sering terabaikan pada level kelurahan. Ia menegaskan bahwa banyak perizinan dan regulasi berada pada ranah lurah, sehingga ketidakpuasan publik kerap muncul di sana.

Data terbaru dari aplikasi JAKI menunjukkan penurunan jumlah laporan, yang diinterpretasikan sebagai indikasi perbaikan kondisi sosial. Namun, gubernur tetap ingin memastikan fakta di lapangan dengan menggelar rapat gabungan melibatkan semua 44 kecamatan di Jakarta pada awal November.

Setiap kecamatan akan menjadi tuan rumah pada sesi masing‑masing, di mana camat dan lurah menyampaikan permasalahan spesifik di wilayahnya. Pertemuan tersebut tidak hanya dihadiri oleh gubernur, melainkan juga Sekretaris Daerah, Wali Kota, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tujuan utama pertemuan ini adalah mengumpulkan semua isu yang ada, mendiskusikannya secara kolektif, dan merumuskan solusi yang dapat langsung dirasakan oleh warga. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih relevan dan berdampak positif.

Pramono menegaskan, “Jangan sampai laporan hanya menampilkan sisi positif. Saya ingin mendengar realita dari tingkat paling bawah.”

Melalui langkah ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan aparat kelurahan dapat mempercepat penanganan masalah serta meningkatkan kepuasan publik.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Turnamen Basket Pelindo Container Cup 2026 Dorong Kolaborasi Logistik Nasional

Turnamen Basket Pelindo Container Cup 2026 Dorong Kolaborasi Logistik Nasional

PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menekankan pentingnya sinergi lintas perusahaan dalam memperkuat daya saing sektor logistik nasional lewat ajang Pelindo Container Cup 2026 yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, pada Jumat 30 Oktober.

Turnamen sebagai Sarana Membangun Ekosistem Logistik

Max Suswendi, Direktur Keuangan JICT sekaligus Ketua Panitia Container Cup 2026, menyatakan bahwa keberhasilan industri pelabuhan tidak semata‑mata bergantung pada infrastruktur, teknologi, atau produktivitas terminal, melainkan pada kemampuan seluruh pemangku kepentingan beroperasi sebagai satu ekosistem yang terintegrasi.

JICT memandang turnamen tersebut sebagai wadah untuk mempererat jaringan profesional, meningkatkan komunikasi antar pemangku kepentingan, serta menumbuhkan budaya kerja kolaboratif di luar aktivitas operasional harian.

Ia menegaskan bahwa logistik yang tangguh tidak dapat terwujud bila hanya dikerjakan oleh satu entitas tanpa adanya kepercayaan dan koordinasi antar pelaku industri.

"Logistik yang kuat tidak dibangun oleh satu perusahaan yang bekerja sendiri. Dibutuhkan kepercayaan, komunikasi, dan kolaborasi dari seluruh pelaku industri. Container Cup menjadi ruang untuk memperkuat nilai‑nilai tersebut di luar aktivitas operasional sehari‑hari," ujar Max.

Sejarah dan Format Kompetisi

Konsep Container Cup berakar dari inisiatif komunitas JICT Ballers pada 2025, ketika edisi pertama mempertemukan 18 tim dari grup Pelindo, perbankan, serta mitra logistik dalam format basket tiga lawan tiga (3x3).

Pada tahun 2026, kompetisi kembali digelar dengan dua kategori utama, yaitu Champion Division dan Executive Division 45+, dan komunitas JICT Ballers berpartisipasi aktif di kedua divisi tersebut.

Nilai Strategis Basket 3x3 untuk Operasional Pelabuhan

Max menjelaskan bahwa dinamika permainan 3x3 mencerminkan kompetensi yang dibutuhkan di pelabuhan modern, seperti pengambilan keputusan cepat, komunikasi efektif, disiplin, dan kerja sama tim.

"Di lapangan, setiap pemain harus memahami perannya, membaca situasi, dan bergerak bersama untuk mencapai tujuan. Prinsip yang sama berlaku dalam pengelolaan terminal peti kemas. Kecepatan tanpa koordinasi tidak akan menghasilkan kinerja yang optimal," tuturnya.

Transformasi Operasional JICT

Selain menggelar turnamen, JICT terus memperkuat transformasi operasional melalui modernisasi peralatan, digitalisasi proses, dan peningkatan keandalan layanan terminal untuk mendukung aliran barang nasional.

Max menambahkan bahwa kemajuan teknologi tidak cukup; sumber daya manusia tetap menjadi kunci utama perubahan, sehingga investasi pada hubungan solid dan budaya kolaboratif dianggap penting untuk menjaga daya saing logistik Indonesia ke depan.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Cukai tembakau di antara penerimaan negara dan pemenuhan rasa adil

Cukai tembakau di antara penerimaan negara dan pemenuhan rasa adil

Jakarta (ANTARA) - Ketika pemerintah menetapkan tarif cukai rokok, dampaknya tidak berhenti pada angka penerimaan negara semata.

Ada pekerja pabrik yang menggantungkan penghasilan, di sisi lain ada petani tembakau yang menunggu hasil panen, bahkan ada pedagang kecil yang menjaga keberlangsungan usaha, serta keluarga yang berharap dapurnya tetap mengepul.

Inilah alasan kebijakan cukai hasil tembakau (CHT) perlu dipandang secara menyeluruh. Cukai bukan sekadar instrumen fiskal untuk mengisi kas negara, melainkan juga alat pengendalian konsumsi yang memiliki konsekuensi terhadap kesehatan masyarakat, kesempatan kerja, dan keberlangsungan kegiatan ekonomi.

Indonesia menghadapi tantangan untuk menemukan keseimbangan antara berbagai kepentingan tersebut.

Negara membutuhkan penerimaan untuk membiayai pembangunan, masyarakat membutuhkan perlindungan kesehatan, sementara pekerja memerlukan kepastian penghidupan.

Persoalannya, kenaikan tarif cukai tidak selalu menghasilkan tambahan penerimaan sebagaimana diharapkan.

Ketika harga rokok meningkat, sebagian konsumen mungkin mengurangi konsumsi atau berhenti merokok. Namun, sebagian lainnya justru berpindah ke produk yang lebih murah, bahkan berisiko memilih rokok ilegal.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa perilaku konsumen tidak selalu bergerak mengikuti asumsi kebijakan. Ada faktor daya beli, kebiasaan, akses terhadap produk, dan kondisi ekonomi rumah tangga yang memengaruhi keputusan pembelian.

Ekonom dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang Muhammad Sri Wahyudi Suliswanto mengingatkan pentingnya kepastian kebijakan bagi industri hasil tembakau.

Moratorium kenaikan tarif CHT dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk mempertahankan produksi, sekaligus menjaga penyerapan tenaga kerja.

Pandangan tersebut berangkat dari karakter industri hasil tembakau yang melibatkan banyak pekerja, khususnya pada kegiatan produksi yang masih mengandalkan keterampilan manusia.

Ketika biaya produksi meningkat dan permintaan melemah, perusahaan menghadapi pilihan sulit. Efisiensi mungkin diperlukan untuk mempertahankan usaha, tetapi pengurangan tenaga kerja dapat membawa konsekuensi sosial yang tidak kecil.

Seorang pekerja yang kehilangan penghasilan bukan sekadar angka dalam statistik ketenagakerjaan. Di belakangnya mungkin ada anak yang membutuhkan biaya sekolah, orang tua yang memerlukan perawatan, dan keluarga yang menggantungkan kehidupan pada pendapatan bulanan.

Persoalan keadilan

Sejumlah pihak berharap moratorium kenaikan CHT dapat diperpanjang sekitar dua tahun apabila kondisi ekonomi belum menunjukkan perbaikan memadai.

Kepastian tersebut dinilainya penting agar perusahaan memiliki waktu menyusun strategi usaha dan menyesuaikan diri dengan perubahan pasar.

Sementara itu, moratorium juga perlu ditempatkan dalam kerangka kebijakan yang lebih luas. Penundaan kenaikan tarif tidak otomatis menyelesaikan seluruh persoalan industri, sebagaimana kenaikan tarif tidak selalu menjadi jawaban tunggal bagi kebutuhan penerimaan negara.

Kebijakan yang berkelanjutan membutuhkan ukuran keberhasilan yang lebih lengkap. Selain penerimaan cukai, pemerintah perlu memperhatikan perkembangan konsumsi, kesehatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, peredaran produk ilegal, dan kemampuan industri beradaptasi.

Salah satu persoalan penting adalah downtrading, yaitu perpindahan konsumen menuju produk dengan harga lebih rendah. Masyarakat berpenghasilan terbatas cenderung memilih rokok yang lebih murah ketika menghadapi tekanan harga.

Peralihan tersebut dapat mengubah struktur permintaan pasar. Apabila konsumen berpindah dari produk legal menuju produk ilegal, penerimaan negara berpotensi berkurang karena transaksi berlangsung tanpa pembayaran cukai sebagaimana diwajibkan.

Situasi ini menghadirkan persoalan keadilan. Perusahaan yang membayar cukai, memenuhi ketentuan produksi, dan menjalankan kewajiban administratif harus bersaing dengan pelaku ilegal yang menghindari biaya kepatuhan.

Persaingan semacam itu bukan hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi mengancam keberlangsungan usaha yang taat aturan. Oleh karena itulah penegakan hukum memiliki peran menentukan.

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad menekankan bahwa regulasi yang baik harus berjalan bersama pengawasan dan penegakan hukum yang konsisten. Ketiganya tidak dapat dipisahkan apabila pemerintah menghendaki kebijakan yang efektif dan adil.

Suparji juga mengingatkan kemungkinan munculnya celah regulasi yang dimanfaatkan untuk mengurangi kewajiban cukai, termasuk melalui rekayasa administratif yang bertentangan dengan tujuan kebijakan.

Peringatan tersebut penting karena kebocoran penerimaan tidak selalu terjadi melalui perdagangan ilegal yang terlihat secara fisik. Penyimpangan administratif juga dapat mengganggu keadilan fiskal apabila tidak terdeteksi dan ditindak sesuai ketentuan.


Evaluasi berkala

Maka dari itu, pengawasan perlu memadukan pemeriksaan lapangan, pemanfaatan data, ketertelusuran distribusi, serta koordinasi antarlembaga.

Teknologi dapat membantu mengidentifikasi pola transaksi yang tidak wajar, sementara aparat memastikan setiap temuan ditindaklanjuti berdasarkan bukti.

Pada saat bersamaan, perlindungan kesehatan masyarakat tetap harus menjadi tujuan utama pengendalian konsumsi tembakau. Beban penyakit akibat merokok memiliki konsekuensi ekonomi melalui biaya pengobatan, hilangnya produktivitas, dan tekanan terhadap kesejahteraan keluarga.

Dengan demikian, keberhasilan kebijakan cukai tidak cukup dinilai dari besarnya uang yang terkumpul. Berkurangnya konsumsi berisiko, terlindunginya kelompok rentan, dan menurunnya peredaran ilegal juga merupakan hasil yang bernilai.

Pemerintah dapat mempertimbangkan penyesuaian tarif secara terukur, disertai evaluasi berkala berdasarkan kondisi ekonomi dan perkembangan konsumsi.

Kepastian arah kebijakan akan membantu pelaku usaha melakukan perencanaan tanpa mengabaikan kepentingan kesehatan publik.

Bagi pekerja, masa transisi perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan, memperluas kesempatan kerja, dan menyiapkan sumber penghidupan alternatif. Perlindungan sosial serta pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar dapat mengurangi kerentanan ketika struktur industri berubah.

Pada prinsipnya, kebijakan ekonomi yang baik bukanlah kebijakan yang memenangkan satu kepentingan dengan mengorbankan kepentingan lainnya. Kebijakan yang baik mampu mempertemukan kebutuhan negara, kesehatan masyarakat, kepastian hukum, dan martabat pekerja.

Cukai tembakau mengajarkan bahwa angka penerimaan memiliki makna lebih besar ketika dibaca bersama kehidupan manusia.

Negara yang berhasil bukan hanya negara yang mampu mengumpulkan penerimaan, melainkan juga yang memastikan setiap keputusan fiskal membuka jalan menuju masyarakat yang lebih sehat, produktif, adil, dan sejahtera.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com