Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan pengajian pada Sabtu, 6 November, sebagai bagian dari perayaan Milad ke-114 organisasi. Ustaz Irfan Rizki Haas diundang sebagai narasumber utama, sementara Ketua PP, Agus Taufiqurrohman, menyampaikan pesan tentang pentingnya persatuan hati dan semangat kerja yang menyenangkan.
Acara itu juga dihadiri Sekretaris PP, Muhammad Sayuti, beserta seluruh staf kantor yang berpartisipasi dalam serangkaian aktivitas rekreasi seperti lomba memasak, karaoke, tenis meja, badminton, voli, mini soccer, arung jeram, serta pengajian.
Menjaga Kebersamaan Melalui Kegiatan
Menurut Agus, kompetisi kuliner dan kegiatan lainnya dimaksudkan untuk mempererat ikatan antar rekan kerja, sehingga setiap orang terasa menjadi bagian tak terpisahkan dalam menyelesaikan tugas‑tugas harian.
Ia menegaskan, "Mari kita bersatu, bekerja dengan sukacita, dan berusaha meraih keridhaan Allah."
Semboyan dan Refleksi Islam
Dalam sambutannya, Agus mengajak peserta mengingat slogan "Islam mencerahkan, Muhammadiyah memajukan, Indonesia jaya." Ia menjelaskan bahwa cahaya Islam dapat redup bila umatnya menjauh dari nilai‑nilai inti, sehingga Muhammadiyah berupaya menghidupkan kembali sinar tersebut demi kemajuan bangsa.
"Ajaran Islam mulia, namun perilaku sebagian umat menutupi kilauannya," ujarnya.
Dakwah di Era Digital
Agus memberikan apresiasi khusus kepada Ustaz Irfan Rizki Haas, yang aktif berdakwah lewat platform media sosial, serta menyoroti pentingnya konten yang unik dan menghibur, seperti yang disampaikan oleh Yunahar Ilyas, untuk menjangkau generasi muda.
Harapan untuk Milad Selanjutnya
Menutup acara, ia memohon doa untuk kelancaran Tanwir dan perayaan Milad ke-114 di Palu, Sulawesi Tengah, yang dijadwalkan 13–15 November, serta mengajak panitia internal untuk menjaga nama baik Persyarikatan Muhammadiyah.
"Semoga kami tetap menjadi satu kesatuan, mengharumkan nama Islam, Muhammadiyah, dan bangsa Indonesia yang kita cintai," tutupnya.