Acara pelatihan Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PCM Duren Sawit 2 berlangsung dengan semangat tinggi di Asrama Haji Bekasi pada 18‑20 September 2026. Selama tiga hari, peserta diajak menelusuri nilai‑nilai ideologis Muhammadiyah melalui kegiatan yang menggabungkan kajian teoretis dan praktik kreatif.
Visualisasi Nilai Amal Usaha
Drs. Sayonara Siregar, M.Ag., memandu peserta dengan membahas Poin E dalam Pedoman Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah, yakni “Kehidupan dalam Mengelola Amal Usaha”. Alih‑alih ceramah konvensional, beliau menugaskan tiap kelompok untuk menerjemahkan 13 nilai dasar amal usaha ke dalam gambar abstrak. Menurutnya, penggunaan simbol visual dapat memperkuat ingatan otak kanan berdasarkan teori kecerdasan majemuk Gardner.
Setelah proses menggambar selesai, tiap tim saling berkunjung ke kelompok lain untuk mempresentasikan makna gambar serta memberikan penilaian berupa bintang. Dinilai secara dinamis, Kelompok 2 (K2) memperoleh total 17 bintang, menjadikannya pemenang lomba.
Karya K2 menampilkan sosok manusia bersinergi dengan matahari yang melambangkan pencerahan dakwah. Lampu, roda gigi, dan palu menggambarkan inovasi serta etos kerja profesional, sementara buku, perisai, dan jaring menegaskan pentingnya regulasi, integritas, dan tujuan yang jelas dalam mengelola amal usaha.
Di akhir sesi, Drs. Sayonara menekankan bahwa amal usaha Muhammadiyah sejatinya merupakan media dakwah—bukan sekadar sumber pendapatan pribadi. Ia mengingatkan bahwa hak kepemilikan amal usaha berada pada Persyarikatan, bukan pada individu, serta menegaskan dua tugas utama para pengabdi: meningkatkan kualitas amal usaha dan mewariskannya kepada generasi berikutnya.