Al-Ma'un: Pariwisata
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Festival Pchum Ben Kamboja Catat 2,16 Juta Pengunjung, Naik 0,8% dari Tahun Lalu

Festival Pchum Ben Kamboja Catat 2,16 Juta Pengunjung, Naik 0,8% dari Tahun Lalu

Festival tradisional Pchum Ben di Kamboja yang berlangsung selama tiga hari mengakhiri program dengan tercatat 2,16 juta orang mengunjungi berbagai destinasi wisata di negara tersebut, menurut pernyataan Menteri Pariwisata Huot Hak.

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 0,8 persen dibandingkan data tahun sebelumnya. Menteri Hak menyampaikan statistik tersebut melalui kanal resmi Telegram, menambahkan bahwa di antara total pengunjung, sebanyak 24.343 orang merupakan wisatawan asing.

Destinasi Populer Selama Pchum Ben

Beberapa tempat yang paling ramai dikunjungi selama perayaan antara lain kota budaya Siem Reap, provinsi pesisir Kampot dan Preah Sihanouk, serta wilayah pedalaman Kampong Chhnang dan Kampong Cham.

Perayaan yang dilangsungkan pada 10 hingga 12 Oktober itu dikenal juga sebagai Hari Leluhur, menjadikannya perayaan tahunan terbesar kedua di Kamboja setelah Tahun Baru Khmer yang dirayakan pada bulan April.

Dari sisi spiritual, umat Buddha memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkunjung ke pagoda-pagoda di seluruh negeri, menyampaikan persembahan kepada para biksu, sekaligus menyalurkan pahala kepada kerabat dan orang tercinta yang telah meninggal.

Dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat, festival Pchum Ben turut mengokohkan peran pariwisata budaya Kamboja di mata dunia.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Kemensos Bentuk Bantuan Korban Karhutla, Bandara Pattimura Tutup 17 Penerbangan, dan Jalur Pendakian Kerinci Dibuka Kembali

Kemensos Bentuk Bantuan Korban Karhutla, Bandara Pattimura Tutup 17 Penerbangan, dan Jalur Pendakian Kerinci Dibuka Kembali

Pada Rabu, 14 Oktober 2026, sejumlah peristiwa penting terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Indonesia. Di antaranya, Kementerian Sosial menyiapkan paket bantuan bagi keluarga korban, Bandara Internasional Pattimura membatalkan 17 penerbangan karena kabut asap, dan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) kembali mengizinkan pendakian di kawasan Gunung Kerinci serta Masurai.

Kemensos Siapkan Paket Bantuan dan Tali Asih untuk Korban Karhutla

Kementerian Sosial mengumumkan rencana pemberian bantuan serta dukungan moral bagi ahli waris atau keluarga korban kebakaran hutan yang masih melanda di berbagai daerah. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kementeriannya berperan sebagai bagian dari tim terpadu pemerintah yang bertugas menyalurkan bantuan sesuai mandat resmi.

"Kami masuk dalam tim pemerintah yang bertugas menyalurkan bantuan sesuai mandat yang diberikan," ujar Saifullah Yusuf dalam pertemuan di Jakarta.

Bandara Pattimura Batalkan 17 Penerbangan Akibat Kabut Asap

Karena visibilitas yang turun di bawah standar keselamatan, Bandara Internasional Pattimura di Ambon menunda 17 penerbangan domestik pada 12‑13 Oktober 2026. General Manager PT Angkasa Pura I cabang Pattimura, Johan Seno Acton, menjelaskan jarak pandang di beberapa titik masih kurang dari 2.000 meter, sehingga mengancam keselamatan penerbangan.

"Keselamatan penerbangan tetap prioritas utama. Kami terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang untuk menjamin operasi yang aman," tambahnya.

Kemenkes Catat Lebih dari 277 Ribu Kasus ISPA di Wilayah Terdampak

Menurut data Kementerian Kesehatan per 12 Oktober 2026, tercatat 277.075 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tujuh provinsi yang terkena dampak kebakaran hutan. Dari total itu, 22,5% atau sekitar 62.400 kasus terjadi pada anak usia 0‑5 tahun.

Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah telah meningkatkan pemantauan penyakit, menyiapkan tenaga medis, serta mendistribusikan lebih dari 2,8 juta masker. Hingga tanggal tersebut, 2.106 tenaga kesehatan telah dikerahkan ke wilayah terdampak.

BBTNKS Resmi Buka Kembali Jalur Pendakian di Kerinci dan Masurai

Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat mengumumkan pembukaan kembali jalur pendakian di Taman Nasional Kerinci Seblat mulai pertengahan Oktober 2026, setelah ditutup sejak awal September. Keputusan tersebut merujuk pada Memorandum Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor M.123/KSDAE/PJL/KSA.04.01/B/10/2026 tanggal 13 Oktober 2026.

David, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I BBTNKS, mengingatkan para pendaki untuk tidak menyalakan api atau melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran di area Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Masurai.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com