Tim Paralimpik Indonesia telah memulai pencarian medali emas pertama di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, dengan beberapa cabang yang berada di fase final pada Senin, 19 Oktober, di Jepang.
Menurut keterangan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI), harapan emas menyentuh cabang menembak, taekwondo, judo, balap sepeda, angkat besi, atletik, dan renang.
Di nomor women's 10 m air rifle standing SH1, atlet Rohani akan berkompetisi di fase kualifikasi untuk mengamankan tempat di final.
Pada kelas women's K44 – 52 kg, Ria Yulianto akan berhadapan dengan Surenjav Ulambayar dari Mongolia; kemenangan akan membawanya langsung ke semifinal.
Petarung judo Rafli Ahnaf Shidqi dan Junaedi akan bertarung masing‑mases di kelas mens J10 – 70 kg dan mens J1 – 60 kg, dengan tujuan melaju ke babak final di Aichi Prefectural Martial Arts Hall.
Tim balap sepeda Paralimpik menurunkan Muhammad Fadli Imammuddin dan Sufyan Saori pada nomor mens C4‑5 1000 m time trial, serta Tifan Abid Alana di kategori mens C1‑2 3000 m individual pursuit. Di kelas womens B 4000 m individual pursuit, pasangan Vanza Mifthahuhul Jannah dan Salsa Billa Nimatus Zahra akan berlomba, sementara Nur Fendi Salma Mufti Fadilah ikut di nomor mens B 4000 m individual pursuit.
Abdul Hadi (mens ≤49 kg), Ni Nengah Widiasih (womens ≤41 kg), Hilman (mens ≤54 kg), dan M. Mabruf Arib Dzaki (mens ≤59 kg)—akan berkompetisi di final.
Di atletik, Rizal Bagus Saktyono menargetkan final javelin throw F46, sementara Karisma Evi Tiarani akan beraksi di long jump womens T42/T44/T61/T63/T64. Di kolam renang, atlet Indonesia juga sudah berada di fase final.
Sementara cabang seperti memanah, bulu tangkis, boccia, tenis meja, dan anggar masih menjalani putaran kualifikasi atau sistem gugur.
Jadwal Kompetisi Tim Indonesia pada Senin, 19 Oktober
- Menembak paralimpik – Aichi General Shooting Range Unebata, pukul 10.00 (waktu Jepang)
- Taekwondo paralimpik – Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, pukul 10.00
- Judo paralimpik – Aichi Prefectural Martial Arts Hall, pukul 10.00
- Balap sepeda paralimpik – Izu Velodrome, pukul 10.10
- Angkat berat paralimpik – Nagoya City Trade and Industry, pukul 10.30
- Atletik paralimpik – Nagoya City Mizuh Park Athletic Stadium, pukul 18.20
- Renang paralimpik – Nagoya City General Gymnasium, pukul 18.31
Dengan jadwal padat dan harapan emas di tujuh cabang, tim Indonesia berupaya mengoptimalkan persiapan dan pengalaman para atlet untuk menorehkan prestasi pertama di Asian Para Games 2026.