Aktor legendaris asal Inggris, Patrick Stewart, meninggal pada usia 86 tahun setelah berjuang melawan penyakit Alzheimer dan demensia Lewy body. Ia menghembuskan napas terakhir dalam kehangatan keluarga dan sahabat, dikelilingi oleh musik, doa, serta kenangan mendalam yang ia tinggalkan selama karier panjangnya.
Awal Karier di Panggung Teater
Lahir di Mirfield, Yorkshire, pada 13 Juli 1940, Stewart bergabung dengan Royal Shakespeare Company pada usia 26 tahun, memulai perjalanan di dunia teater klasik Inggris sebelum menembus layar lebar dan televisi di kedua belahan dunia.
Kesempatan di Star Trek
Karier televisinya melesat ketika produser Robert Justman melihatnya membacakan karya Shakespeare di UCLA dan merekomendasikannya untuk peran Kapten Jean‑Luc Picard. Meskipun pencipta seri, Gene Roddenberry, awalnya ragu, Stewart akhirnya mengisi peran tersebut dan pada awalnya memperkirakan serial itu tak akan bertahan lebih dari satu musim. "Star Trek: The Next Generation" yang pertama kali disiarkan pada 1987 terbukti melampaui prediksi, menayangkan tujuh musim dan menghasilkan episode-episode legendaris seperti "The Best of Both Worlds", "Yesterday's Enterprise", serta "The Inner Light".
Peran Ikonik di Dunia Superhero
Setelah serial Star Trek berakhir pada 1994, Stewart melanjutkan perannya dalam empat film franchise tersebut. Pada tahun 2000, ia memulai babak baru sebagai Profesor Charles Xavier dalam film "X‑Men", yang kemudian diikuti oleh sekuel‑sekuelnya termasuk "X2: X‑Men United", "X‑Men: Days of Future Past", dan "Logan".
Kembalinya sebagai Picard dan Penghargaan
Setelah 17 tahun tidak memerankan Picard, Stewart kembali menghidupkan karakter itu dalam serial "Star Trek: Picard" yang memulai penayangan pada 2020. Di luar dua waralaba utama itu, ia tetap aktif di panggung, film, dan televisi, meraih nominasi Emmy dan Golden Globe, serta dianugerahi gelar kebangsawanan (Knight Bachelor) oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2010.
Kepergian Stewart meninggalkan ruang kosong di dunia akting, namun warisan perannya yang menggabungkan kedalaman teater klasik dengan fiksi ilmiah dan superhero akan terus menginspirasi generasi mendatang.