Serangan Houthi ancam keamanan regional - Al-Ma'un

Serangan Houthi ancam keamanan regional

Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, pada Minggu (11/10) mengecam serangan berkelanjutan Houthi terhadap infrastruktur sipil di Arab Saudi, dan memperingatkan bahwa eskalasi tersebut mengancam keamanan regional dan semakin memperumit upaya perdamaian di Yaman, dilansir Kantor Berita Xinhua.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial X, Grundberg mengutip serangan terhadap Bandar Udara Internasional King Khalid pada Sabtu (10/10) di Riyadh yang menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya, menurut otoritas Arab Saudi.

Utusan PBB tersebut mengatakan serangan itu terjadi menyusul serangan-serangan sebelumnya pada pekan ini terhadap bandara-bandara di Riyadh dan Kota Abha di Arab Saudi barat daya, yang juga menewaskan dan melukai warga sipil.

"Serangan-serangan ini menandai eskalasi yang serius," ujar Grundberg, seraya menambahkan bahwa tindakan semacam itu "menimbulkan ancaman serius bagi keamanan regional, memperpanjang siklus kekerasan, dan semakin mempersulit upaya perdamaian untuk Yaman."

Grundberg memperbarui seruannya kepada Houthi agar menghentikan serangan-serangan tersebut dan menekankan pentingnya menghormati hukum humaniter internasional, termasuk larangan mengarahkan serangan terhadap warga sipil dan objek sipil.

Pernyataan tersebut dia sampaikan di tengah meningkatnya konfrontasi militer di kedua sisi perbatasan Yaman-Arab Saudi. Seorang sumber militer mengatakan kepada Xinhua pada Minggu bahwa serangan udara ke area-area yang dikuasai Houthi semakin intensif, dengan serangan berat yang menargetkan sejumlah area di Provinsi Taiz di Yaman barat daya dan tempat lain di seluruh Yaman.

Sementara itu, pertempuran kian intensif di Yaman barat daya, terutama di dekat Selat Bab al-Mandab yang strategis, di mana pasukan pemerintah Yaman yang didukung oleh koalisi pimpinan Arab Saudi terus bertempur melawan pasukan Houthi.

Yaman telah dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara Yaman. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi kemudian mengintervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional, yang kini berbasis di kota pelabuhan Aden, Yaman selatan.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com