Udara Jakarta Masuk Top 3 Terburuk Dunia: AQI 172 pada Senin Pagi - Al-Ma'un

Udara Jakarta Masuk Top 3 Terburuk Dunia: AQI 172 pada Senin Pagi

Menurut data pemantauan kualitas udara yang dirilis pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai 172, menandakan kondisi tidak sehat dan menempatkannya sebagai kota ketiga dengan udara paling tercemar di dunia.

Kategori AQI dan Implikasinya

Angka AQI 172 masuk dalam rentang 151‑200 yang dikategorikan "tidak sehat". Pada level ini, udara dapat menimbulkan gangguan bagi kelompok sensitif, seperti orang dengan asma atau penyakit pernapasan, serta berdampak pada hewan dan tanaman yang rentan.

Berikut rentang nilai PM2,5 untuk masing‑masing kategori:

  • Baik: 0‑50 µg/m³ – tidak menimbulkan efek negatif bagi manusia, hewan, atau tumbuhan.
  • Sedang: 51‑100 µg/m³ – tidak mengancam kesehatan manusia, namun dapat memengaruhi tumbuhan sensitif.
  • Tidak Sehat: 101‑150 µg/m³ – berpotensi merugikan kelompok sensitif dan menurunkan kualitas estetika lingkungan.
  • Sangat Tidak Sehat: 151‑200 µg/m³ – dapat menimbulkan masalah kesehatan pada sebagian populasi.
  • Berbahaya: 201‑300 µg/m³ – berisiko menimbulkan dampak kesehatan serius.

Perbandingan dengan Kota Lain

Dalam peringkat global, Delhi menempati posisi teratas dengan AQI 379, diikuti oleh Dhaka dengan AQI 198. Jakarta berada di posisi ketiga dengan AQI 172, kemudian Kolkata (169) dan Lahore (164) menempati urutan keempat dan kelima.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com