Beragam kebijakan penting terbit pada Kamis (29/10) yang tetap relevan hingga kini, mulai dari penutupan permanen dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kebersihan, hingga upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengembangkan model Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menurunkan tingkat pengangguran.
Penutupan Dapur MBG yang Tidak Layak Higienis
Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan penutupan permanen lebih dari dua ribu dapur MBG yang dinilai tidak memenuhi kriteria higiene dan sanitasi, sebagai bagian dari perbaikan tata kelola dan pengawasan program gizi nasional.
Efisiensi Anggaran Program MBG
Selama 100 hari pertama masa jabatan Kepala BGN Sudaryono, BGN berhasil menghemat anggaran sebesar Rp44 triliun, langkah yang diharapkan meningkatkan transparansi dan efektivitas pelaksanaan MBG.
Penguatan Tata Kelola Dana Haji
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menekankan pentingnya memperkuat mekanisme pengelolaan dana haji serta optimalisasi penggunaannya demi manfaat maksimal bagi jamaah.
Kerja Sama dengan Jepang dalam Daur Ulang Limbah Elektronik
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikbudristek) tengah menjajaki kolaborasi dengan Jepang untuk mengembangkan teknologi daur ulang limbah elektronik, baterai bekas, serta produksi bioetanol sebagai energi alternatif.
Model SMK Baru untuk Menekan Pengangguran
Kemendikdasmen meluncurkan serangkaian model pendidikan SMK yang dirancang memperkuat kompetensi lulusan serta menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja, dengan tujuan menurunkan angka pengangguran di kalangan pemuda.