Kemarin, pemadaman karhutla hingga evakuasi penumpang KM Batumandi - Al-Ma'un

Kemarin, pemadaman karhutla hingga evakuasi penumpang KM Batumandi

Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Tanah Air di sepanjang hari Selasa (20/10), antara lain NPB mengatakan sebanyak 454 hektare lahan karhutla pada 6 provinsi prioritas telah padam hingga Basarnas mengatakan seluruh penumpang KM Batumandi telah berhasil dievakuasi

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.

454 hektare lahan karhutla pada 6 provinsi prioritas telah padam

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 454,25 hektare lahan yang terbakar pada enam provinsi prioritas di Pulau Sumatera dan Kalimantan berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari total target penanganan seluas 1.024,33 hektare hingga 19 Oktober 2026.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa, merinci dari total target penanganan tersebut, sisa lahan seluas 570,08 hektare masih dalam proses pemadaman dan pendinginan oleh satgas gabungan.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan berdasarkan data penanganan di enam provinsi prioritas, yakni Kalimantan Tengah mencatat target 452,49 hektare dengan rincian seluas 63,10 hektare telah padam dan 389,39 hektare belum padam.

Selengkapnya baca di sini

Asap karhutla di Sumatera dan Kalimantan diatasi dengan dry ice

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimplementasikan teknik penyemaian dry ice atau es kering melalui operasi modifikasi cuaca guna mengurai kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto di Jakarta, Selasa, menjelaskan bahwa langkah taktis tersebut difokuskan untuk menembus lapisan inversi atmosfer yang menahan asap di dekat permukaan tanah ketika ketersediaan awan potensial hujan terbatas.

Dalam kondisi tersebut, asap karhutla yang sangat pekat kerap terjebak di lapisan atmosfer bawah hingga ketinggian 6.000 sampai 7.000 kaki akibat lapisan inversi yang bertindak menyerupai penutup pergerakan udara vertikal.

Selengkapnya baca di sini

Erupsi beruntun, Badan Geologi larang warga dekati Anak Krakatau

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melarang warga, wisatawan, dan pendaki, mendekati radius lima kilometer dari puncak menyusul status Level III (Siaga) serta rangkaian letusan beruntun yang dialami Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, perairan Provinsi Lampung-Banten, Selasa.

Kepala Badan Geologi Lana Saria di Jakarta, Selasa, menegaskan kepatuhan terhadap batas radius aman tersebut mutlak dilakukan mengingat aktivitas vulkanik gunung api tersebut terus menunjukkan peningkatan sepanjang hari ini.

Berdasarkan laporan pos pengamatan, Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami tiga kali erupsi sepanjang Selasa. Letusan pertama terjadi pada pukul 06.27 WIB dengan amplitudo maksimum 67 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 53 detik, disusul letusan kedua pada pukul 06.40 WIB beramplitudo 49 milimeter.

Selengkapnya baca di sini

Seluruh penumpang KM Batumandi telah berhasil dievakuasi

Basarnas Banten menyebutkan seluruh penumpang KM Batumandi yang mengalami kebakaran telah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan yang berada di lapangan.

"Untuk update perkembangan kecelakaan kapal KM Batumandi ini, informasi yang kami terima untuk seluruh penumpang sudah berhasil dievakuasi," kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto di Cilegon, Selasa.

Ia menjelaskan, proses evakuasi penumpang dilakukan secara berantai menggunakan berbagai armada penyeberangan dan penyelamatan, mulai dari kapal patroli, kapal nelayan, perahu karet, hingga rigid inflatable boat (RIB) milik Basarnas Banten. Seluruh penumpang selanjutnya diarahkan dan dikumpulkan di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak.

Selengkapnya baca di sini


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com