Al-Ma'un
DKI kemarin, "Namu Balai Kota" hingga festival penggerak ekonomi

DKI kemarin, "Namu Balai Kota" hingga festival penggerak ekonomi

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita seputar DKI Jakarta yang terjadi pada Kamis (4/10) kemarin, mulai dari program Namu Balai Kota hingga festival penggerak ekonomi.

Berikut berita seputar DKI Jakarta yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. Bupati Kepulauan Seribu harap Festival Reggae gerakkan ekonomi lokal

Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan berharap Festival Reggae di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, dapat menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

“Kami berharap Festival Reggae mendorong kreativitas masyarakat, menggerakkan ekonomi lokal, serta memperkuat daya tarik wisata Kepulauan Seribu,” kata Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya di sini

2. Jaksel tampilkan seni di Festival Palang Pintu sepanjang jalan Kemang

​Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menampilkan pekerja seni di Festival Palang Pintu XVII dan Gelar Ragam Kesenian Budaya Nusantara Tahun 2026 di sepanjang Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan.

"Penyelenggaraan festival yang telah menginjak tahun ke-17 ini membuktikan bahwa budaya Betawi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kebudayaan yang terus hidup dan berkembang bersama masyarakat Jakarta," kata Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya di sini

3. Enam golongan tambahan penerima KLG baru akan berlaku 1 Januari 2027

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, enam tambahan golongan penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) baru akan berlaku pada 1 Januari 2027.

“Untuk tambahan enam golongan berlaku mulai 1 Januari. Sekaligus berkaitan dengan penyesuaian harga,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu.

Selengkapnya di sini

4. Gubernur DKI targetkan KORMI Jakarta juara umum Fornas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta mampu membawa kontingen Ibu Kota meraih juara umum pada Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) IX di Sulawesi Tengah pada 2027.

"Saya menyampaikan kepada Ketua Umum KORMI DKI Jakarta agar penyelenggaraan Fornas yang akan diselenggarakan di Palu, saya berharap betul Jakarta menjadi juara umum," kata Pramono saat membuka Festival Olahraga Rakyat (FOR) Jakarta 2026 di Jakarta International Velodrome, Minggu.

Selengkapnya di sini

5. Pramono sebut antusiasme program Namu Balai Kota tinggi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program Namu Balai Kota tinggi sehingga membuat antrean pendaftaran menjadi panjang.

“Namu Balai Kota memang antusiasmenya tinggi sekali. Kan kita sampai ganti shift shift sebenarnya. Tetapi karena antusiasmenya yang di luar dugaan sehingga antriannya menjadi panjang,” jelas Pramono saat dijumpai di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu.

Selengkapnya di sini


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Politik kemarin, Syahganda dipanggil Presiden hingga ziarah nasional

Politik kemarin, Syahganda dipanggil Presiden hingga ziarah nasional

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa politik telah terjadi pada Minggu (4/10), mulai dari Presiden panggil Syahganda Nainggolan hingga Bupati Bantul pantau pemilihan lurah di sejumlah TPS, berikut lima berita pilihan untuk Anda baca ulang pada pagi ini.

1. Presiden panggil Syahganda Nainggolan bahas penguatan peran Bakom

Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono membahas penguatan peran Bakom RI dan membangun komunikasi lebih dekat dengan masyarakat.

Menurut unggahan resmi Sekretariat Kabinet dikutip dari Jakarta, Minggu, Presiden memanggil Kepala Bakom RI Syahganda dan Waka Bakom Fadli ke kediaman Presiden Prabowo Subianto Hambalang, Jawa Barat pada sore hari ini.

Selengkapnya baca di sini.

2. Bupati Bantul pantau pemungutan suara Pilur di sejumlah TPS

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memantau langsung proses pemungutan suara Pemilihan Lurah (Pilur) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk memastikan pelaksanaannya berlangsung aman dan lancar.

"Antusiasme warga bagus, jadi ini menunjukkan bahwa warga Bantul itu sangat mendukung pemerintahan Kalurahan. Mereka tidak apatis," kata Halim saat mendatangi TPS di Kalurahan Patalan, Bantul, Minggu.

Selengkapnya baca di sini.

3. Pengamat: Pemakzulan Bupati Gowa pembelajaran kepala daerah di Sulteng

Guru Besar Ilmu Pemerintahan Universitas Tadulako (Untad) sekaligus Pengamat Politik di Sulawesi Tengah, Irwan Waris menyebutkan langkah DPRD Kabupaten Gowa, dalam memproses pemakzulan bupati setempat menjadi pelajaran penting bagi seluruh kepala daerah termasuk di Sulteng untuk menjunjung tinggi etika pemerintahan.

"Kasus ini mestinya menjadi perhatian dan pembelajaran bagi kepala daerah lainnya agar tidak bermain-main dengan masalah etika pemerintahan maupun etika umum," kata Irwan Waris di Palu, Minggu.

Selengkapnya baca di sini.

4. Bakom RI diharapkan jadi "citizen-centric hub" yang adaptif

Konsultan Komunikasi Senior dari REQComm Strategic Consultant Retno Kusumastuti mengharapkan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dapat bertransformasi menjadi citizen-centric hub yang profesional dan adaptif.

"Didukung oleh SOP (prosedur operasional standar) diseminasi krisis yang terintegrasi secara real-time dengan humas kementerian dan daerah tanpa menunggu instruksi berlapis," kata Retno dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya baca di sini.

5. Danrem 091/ASN pimpin ziarah nasional HUT ke-81 TNI di Samarinda

Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (Danrem 091/ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul memimpin upacara ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu.

Kegiatan yang berlangsung khidmad ini dilaksanakan sebagai rangkaian menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Selengkapnya baca di sini.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Simak kembali warta soal wisata olahraga, film baru Tom Cruise

Simak kembali warta soal wisata olahraga, film baru Tom Cruise

Jakarta (ANTARA) - Kanal gaya hidup, hiburan, teknologi, dan otomotif ANTARA pada Minggu (4/10) antara lain menyiarkan warta mengenai wisata olahraga, efek konsumsi makanan manis, film baru Tom Cruise, peningkatan kemampuan Gemini, dan penjualan mobil Hyundai.

berita kemarin yang dapat disimak kembali pagi ini.

Menteri Pariwisata sebut potensi wisata olahraga di Indonesia menjanjikan

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa potensi wisata olahraga di Indonesia sangat besar dan masih berpotensi untuk dikembangkan pada acara peluncuran "Buku MotoGP Mandalika 2025: Akselerasi Ekonomi, Citra, dan Pariwisata."

Studi tunjukkan efek konsumsi makanan manis pada kesehatan mental

Hasil studi University of Surrey menunjukkan efek konsumsi makanan manis pada masa awal kehidupan terhadap kondisi kesehatan mental, termasuk masalah kecemasan, di kemudian hari.

Tom Cruise banggakan "Digger"

Aktor Tom Cruise membanggakan karya film barunya yang berjudul "Digger" meski capaian film tersebut di Box Office pada awal penayangan kurang memuaskan.

Google integrasikan fitur Maps ke Gemini

Google meningkatkan kemampuan Gemini dengan mengintegrasikan Google Maps ke dalam layanan kecerdasan buatannya. Fitur ini baru tersebut untuk pengguna perangkat seluler berbasis Andorid dan iOS.

Penjualan Hyundai Motor turun 16 persen

Hyundai Motor Co. pada September 2026 menghadapi penurunan penjualan mobil hingga 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan selama kurun itu menjual 307.998 kendaraan, turun dari 366.731 unit pada bulan yang sama tahun 2025.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
5 Oktober: Hari Guru Sedunia, Hari TNI, dan Hari Meningitis dalam Satu Hari

5 Oktober: Hari Guru Sedunia, Hari TNI, dan Hari Meningitis dalam Satu Hari

Oktober menyimpan beragam peringatan penting, dan tanggal 5 Oktober menjadi titik fokus tiga perayaan utama yang meliputi bidang pendidikan, pertahanan, serta kesehatan global.

Hari Guru Sedunia

Setiap 5 Oktober diperingati sebagai World Teachers’ Day, sebuah inisiatif yang dimulai pada tahun 1994 untuk menyoroti peran vital guru serta hak‑hak mereka. Pilihan tanggal ini mengacu pada adopsi Rekomendasi ILO‑UNESCO tentang Status Guru pada tahun 1966, yang menetapkan standar‑standar tentang hak, tanggung jawab, serta kondisi kerja pendidik. Pada tahun 2026, peringatan ini menandai 60 tahun keberlakuan rekomendasi tersebut dengan tema “Standing with teachers: 60 years of protecting the profession, advancing its status and shaping our futures”.

Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Di Indonesia, 5 Oktober juga menjadi hari peringatan pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945, cikal bakal terbentuknya TNI. Tahun 2026 menandai ulang tahun ke‑81 TNI, dengan rangkaian upacara puncak yang dijadwalkan di Monumen Nasional, Jakarta. Acara tersebut akan meliputi parade, defile, serta demonstrasi alutsista sebagai simbol kekuatan pertahanan negara.

Hari Meningitis Sedunia

Secara internasional, 5 Oktober dirayakan sebagai World Meningitis Day, yang bertujuan meningkatkan kesadaran tentang meningitis—peradangan selaput otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini dapat dipicu oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit, dengan bentuk bakteri menjadi yang paling mematikan. Menurut WHO, satu dari enam penderita meningitis bakteri meninggal, dan satu dari lima yang selamat mengalami komplikasi serius. Vaksinasi tetap menjadi strategi paling efektif untuk mencegah jenis‑jenis meningitis bakteri tertentu.

Dengan tiga peringatan sekaligus, 5 Oktober menegaskan pentingnya menghargai para pendidik, mengakui jasa militer, serta memperkuat upaya kesehatan masyarakat.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Jakarta Selatan & Timur Senin Sore, Waspada Genangan

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Jakarta Selatan & Timur Senin Sore, Waspada Genangan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan mengalami hujan ringan pada sore hari Senin. Sementara itu, seluruh wilayah Jakarta diprediksi tetap berawan dari pagi hingga siang hari.

Detail Prakiraan Suhu dan Angin

Temperatur di ibu kota diperkirakan berada di antara 25 hingga 32 derajat Celsius, dengan kecepatan angin berkisar 1 hingga 12 kilometer per jam.

Peringatan dan Saran kepada Masyarakat

BMKG mengimbau warga untuk tetap memantau perubahan cuaca dan menyiapkan perlengkapan yang diperlukan bila beraktivitas di luar ruangan. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menekankan kewaspadaan terhadap potensi genangan air dan mengingatkan agar segera menghubungi layanan darurat 112 bila terjadi situasi darurat. Layanan tersebut tersedia secara gratis selama 24 jam.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Sampah harus punya alamat

Sampah harus punya alamat

Surabaya (ANTARA) - Tumpukan sampah tidak pernah benar-benar berhenti ketika berpindah tangan. Dari rumah, restoran, hotel, pasar, hingga pengepul, material yang dianggap tidak berguna terus mencari tempat berikutnya.

Persoalannya muncul ketika tempat itu berada di ruang yang tidak semestinya, dikelola tanpa izin, lalu meninggalkan bau, air lindi, residu, dan keluhan warga.

Gambaran itu terlihat di kawasan Keputih, Kota Surabaya, Jawa Timur. Pemerintah Kota Surabaya pada 1 Oktober 2026 menertibkan aktivitas pengelolaan sampah tanpa izin yang berada di tujuh bidang tanah aset pemerintah.

Penertiban tersebut merupakan kelanjutan dari penindakan pada Agustus dan dilakukan setelah pendataan bersama kelurahan serta kecamatan menemukan 97 persil yang digunakan untuk aktivitas usaha pengelolaan sampah tanpa izin.

Angka 97 persil justru menjadi bagian paling penting dari persoalan ini. Ia menunjukkan bahwa yang dihadapi bukan sekadar tumpukan sampah di satu lokasi, melainkan ekosistem kegiatan ekonomi yang telah tumbuh di sekitar sampah.

Karena itu, penertiban tidak cukup dipahami sebagai membersihkan lahan. Pemerintah perlu memastikan mengapa aktivitas tersebut muncul, bagaimana sampah masuk ke lokasi, siapa yang memperoleh manfaat ekonomi, ke mana residunya pergi, dan bagaimana pekerjanya dapat beralih menuju tata kelola yang sah.

Masalah ini memiliki konteks yang lebih besar. Pemkot Surabaya mencatat timbulan sampah sekitar 1.800 ton per hari. Dari jumlah itu, sekitar 200 ton telah dikelola masyarakat melalui pemilahan, tempat pengelolaan sampah berbasis 3R, dan bank sampah, sementara sekitar 1.600 ton masih dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.

Artinya, ruang bagi pemilahan dan pemanfaatan kembali sampah memang sangat besar. Bahkan, secara sederhana, volume yang dikelola masyarakat baru sekitar 11 persen dari timbulan harian. Di titik inilah paradoks Keputih menjadi penting.

Kota membutuhkan lebih banyak kegiatan pemilahan agar sampah tidak seluruhnya berakhir di hilir, tetapi kegiatan tersebut justru dapat menimbulkan masalah baru apabila berlangsung di lokasi yang tidak sesuai dan tanpa prasarana lingkungan.

Jadi, persoalannya bukan pemilahan sampah versus penertiban. Persoalannya adalah bagaimana kegiatan yang secara ekonomi berguna itu ditempatkan dalam jalur yang legal, aman, dan dapat diawasi.


Nilai ekonomi

Sampah mempunyai nilai ekonomi, dan justru karena itu ia tidak boleh dibiarkan berada di wilayah abu-abu.

Pada penertiban Agustus di lahan sekitar 1,4 hektare di Keputih, Pemkot Surabaya mengangkut sekitar 32 truk sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi ke TPA Benowo. Lokasi tersebut juga disebut menampung aktivitas pemilahan dari sektor hotel, restoran, dan kafe.

Saat itu, pemerintah mendata sekitar 22 hingga 24 kelompok yang beraktivitas di lokasi tersebut. Pemkot juga menyebut terdapat ribuan usaha sektor hotel, restoran dan kafe, serta puluhan vendor pengangkutan yang perlu dipetakan alur pengelolaan sampahnya.

Fakta itu membuka persoalan yang lebih mendasar. Ketika pemerintah hanya melihat titik terakhir berupa lapak atau tempat pemilahan, maka sumber persoalan bisa luput. Sampah tidak tiba-tiba muncul di Keputih. Ada rantai penghasil, pengangkut, pemilah, pengepul, pembeli material, hingga pengelola residu.

Karena itu, pengawasan idealnya bergerak mengikuti perjalanan sampah, bukan hanya mengejar lokasi penumpukannya.

Pendekatan semacam ini sejalan dengan agenda reformasi pengelolaan sampah yang kini didorong pemerintah pusat. Kementerian PPN/Bappenas pada 2026 menempatkan pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu ke hilir sebagai bagian dari agenda pembangunan, dengan penekanan bahwa sampah juga memiliki potensi sebagai sumber daya dalam ekonomi sirkular.

Lebih jauh, kajian Bappenas tentang integrasi sektor informal menunjukkan bahwa pemulung dan pengepul bukan sekadar pihak yang beraktivitas di luar sistem. Di sejumlah daerah, pelaku sektor informal, bahkan berkontribusi besar terhadap pengumpulan material untuk didaur ulang.

Rekomendasinya mencakup regulasi, kelembagaan, kemitraan, peningkatan kapasitas, pengakuan terhadap pelaku sektor informal, dan dukungan pendanaan.

Pelajaran tersebut relevan bagi Surabaya. Pengepul atau pemilah yang tidak berizin tidak otomatis identik dengan perilaku yang harus disingkirkan dari sistem. Hal yang perlu disingkirkan adalah praktik yang membahayakan lingkungan, menggunakan lahan secara tidak sah, membakar sampah sembarangan, atau meninggalkan residu tanpa kepastian pengelolaan.

Kerangka hukumnya sebenarnya sudah tersedia. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 menempatkan pengelolaan sampah sebagai sistem yang harus dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir, sekaligus menegaskan pentingnya kepastian hukum, pembagian tanggung jawab, peran masyarakat, dan dunia usaha.

Di tingkat daerah, Surabaya memiliki Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan yang telah diubah melalui Perda Nomor 1 Tahun 2019. Pemerintah kota juga memiliki Perwali Nomor 10 Tahun 2017 yang mengatur tata cara pengenaan sanksi administratif atas pelanggaran ketentuan persampahan.

Dengan demikian, tantangan Keputih bukan kekurangan aturan. Tantangannya adalah memastikan aturan hadir sebelum masalah membesar, bukan setelah lingkungan telanjur terganggu.


Menata ulang

Penertiban menjadi penting karena dampaknya bukan sebatas soal pemandangan. Aktivitas pengelolaan sampah yang tidak memenuhi standar dapat menghasilkan air lindi, bau, pembakaran yang mencemari udara, serta residu yang tidak memiliki jalur pengelolaan yang jelas.

Di Keputih, aspek tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah menertibkan aktivitas yang dikeluhkan warga.

Hanya saja, penertiban akan kehilangan makna apabila setelah lahan dibersihkan, sistem lama tumbuh kembali di lokasi lain.

Karena itu, langkah berikutnya seharusnya berupa penataan ekosistem. Pemerintah kota perlu membedakan dengan tegas antara pengelolaan sampah yang memang berguna secara ekonomi dan aktivitas yang merusak lingkungan. Pelaku yang masih dapat dibina perlu diberi jalur legal yang sederhana, terukur, dan realistis.

Pemkot Surabaya sendiri sudah membuka ruang pendampingan perizinan. Persyaratan yang disebut, antara lain kepemilikan atau penguasaan lahan yang sah, alat pemilahan, IPAL, serta kepastian jadwal pengangkutan dan pembuangan residu.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Kini Hadir di Dua Titik Strategis Jakarta

Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Kini Hadir di Dua Titik Strategis Jakarta

Polda Metro Jaya meluncurkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara keliling untuk mempermudah warga Jakarta dalam memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus datang ke kantor polisi.

Lokasi dan Jam Operasional

Gerai keliling buka setiap hari Minggu mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB di dua lokasi berikut:

  • Jalan Raden Mas Intan, berdekatan McDonald’s, Duren Sawit.
  • Jalan Panjang, di samping Indomaret, Kebon Jeruk.

Syarat dan Dokumen Pendukung

Pengguna yang ingin memanfaatkan layanan ini harus menyiapkan dokumen berikut:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  • Fotokopi SIM lama serta SIM asli.
  • Surat keterangan hasil cek kesehatan.
  • Surat hasil tes psikologi.

Semua berkas harus lengkap sebelum mendatangi gerai.

Jenis SIM yang Dapat Diperpanjang

Layanan keliling hanya melayani perpanjangan SIM yang masih aktif untuk kategori A (mobil pribadi) dan C (sepeda motor). Jika SIM sudah kedaluwarsa, pemilik harus mengajukan permohonan SIM baru melalui prosedur standar kepolisian.

Biaya Perpanjangan

Menurut Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2016 tentang Retribusi, tarif perpanjangan adalah Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Keterbatasan untuk SIM B

SIM kelas B tidak dapat diperpanjang lewat layanan keliling karena dokumen tersebut ditujukan untuk kendaraan berat di atas 3,5 ton. Pemilik SIM B harus mengunjungi kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) untuk proses perpanjangan.

Layanan ini diharapkan dapat mengurangi antrean di kantor polisi dan memberikan kemudahan bagi pengendara yang membutuhkan perpanjangan SIM secara cepat.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
350 personel diturunkan untuk padamkan kebakaran TPA di Ternate

350 personel diturunkan untuk padamkan kebakaran TPA di Ternate

  • Minggu, 4 Oktober 2026 08:19 WIB

Anggota polisi berusaha memadamkan titik api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Takome, Ternate, Maluku Utara, Sabtu (3/10/2026). Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate mengerahkan empat unit mobil pemadam dan satu unit water cannon dari Polres Ternate dengan melibatkan 350 personel untuk memadamkan kebakaran yang melanda sekitar 32 hektare area TPA dan hingga kini proses pemadaman masih berlangsung. ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU

Petugas pemadam kebakaran bersama anggota polisi berusaha memadamkan titik api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Takome, Ternate, Maluku Utara, Sabtu (3/10/2026). Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate mengerahkan empat unit mobil pemadam dan satu unit water cannon dari Polres Ternate dengan melibatkan 350 personel untuk memadamkan kebakaran yang melanda sekitar 32 hektare area TPA dan hingga kini proses pemadaman masih berlangsung. ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU

Warga menyaksikan api yang membakar tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Takome, Ternate, Maluku Utara, Sabtu (3/10/2026). Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate mengerahkan empat unit mobil pemadam dan satu unit water cannon dari Polres Ternate dengan melibatkan 350 personel untuk memadamkan kebakaran yang melanda sekitar 32 hektare area TPA dan hingga kini proses pemadaman masih berlangsung. ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU

  • kebakaran
  • bencana
  • TPA
  • musim kemarau
  • kekeringan
  • '

📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com
BGN Beri Kesempatan Mitra Ganti Yayasan yang Tidak Aktif di Program MBG

BGN Beri Kesempatan Mitra Ganti Yayasan yang Tidak Aktif di Program MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) kini membuka jalur khusus bagi mitra yang merasa dirugikan untuk mengganti yayasan yang tidak berperan dalam operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui revisi perjanjian kerja sama pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Selama proses verifikasi, BGN menemukan bahwa sejumlah yayasan yang menampung SPPG tidak memberikan dukungan apa pun, baik dalam pengelolaan dapur maupun pembinaan, namun tetap menuntut mitra menyetorkan dana per ompreng yang didistribusikan.

Komentar Kepala BGN Sudaryono

Sudaryono, kepala BGN, menegaskan bahwa kondisi tersebut menambah beban mitra dan berpotensi menurunkan mutu makanan bagi penerima manfaat. Ia menambah, “Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan untuk MBG diubah menjadi menu bergizi, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.”

Menurutnya, pengelolaan anggaran MBG harus diarahkan pada efisiensi, keadilan, serta pemanfaatan maksimal untuk menghasilkan makanan yang memenuhi standar gizi dan kualitas.

Mekanisme Penggantian Yayasan

Untuk memfasilitasi perubahan tersebut, BGN menyediakan dua portal registrasi terpisah—satu bagi yayasan dan satu lagi bagi mitra. Melalui portal mitra, pihak yang terdampak dapat mengajukan permohonan penggantian yayasan lengkap dengan bukti-bukti terkait permasalahan yang dihadapi.

Setelah pengajuan masuk, BGN akan meninjau sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan menindaklanjuti permohonan tersebut. Diharapkan langkah ini dapat memperbaiki hubungan kemitraan dan memastikan anggaran MBG memberikan manfaat optimal bagi penerima.

Inti kebijakan ini adalah menjamin bahwa setiap dana yang disalurkan benar‑benar berkontribusi pada penyediaan makanan berkualitas, bergizi, serta dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel dan transparan.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com