RS Kapal Nusa Waluya II Perluas Layanan JKN untuk Masyarakat Kepulauan Maluku Tenggara - Al-Ma'un

RS Kapal Nusa Waluya II Perluas Layanan JKN untuk Masyarakat Kepulauan Maluku Tenggara

Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II yang berlabuh di Pelabuhan Kota Elat, Maluku Tenggara, kini menjadi salah satu opsi utama bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah kepulauan yang sulit dijangkau.

Mobilitas sebagai Solusi Akses

Prihati Pujowaskito, Direktur Utama BPJS Kesehatan, menekankan bahwa kondisi geografis kepulauan menuntut pendekatan layanan yang fleksibel. Ia menjelaskan bahwa layanan kesehatan bergerak dapat menutup kesenjangan akses, selama tetap memenuhi standar medis dan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi peserta.

Skema DBTFMS Menjamin Pelayanan

Dalam kerangka JKN, peserta yang tidak dapat memperoleh layanan di fasilitas yang memenuhi syarat dapat dilayani melalui skema Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan yang Memenuhi Syarat (DBTFMS). Penetapan skema ini memperhitungkan faktor geografis, infrastruktur, serta ketersediaan tenaga medis.

BPJS Kesehatan kemudian memberikan kompensasi melalui kerja sama dengan pihak lain, termasuk penyedia layanan bergerak seperti rumah sakit kapal, untuk memastikan kelangsungan perawatan.

Peran doctorSHARE dan Kapal Nusa Waluya II

DoctorSHARE, yayasan yang mengelola Nusa Waluya II, menambahkan bahwa rumah sakit kapal beroperasi dengan model mobilitas: berpindah dari satu pulau ke pulau lain sesuai jadwal pelayanan. Selama berada di suatu daerah, kapal menyediakan poliklinik, rawat inap, unit gawat darurat, serta prosedur medis tertentu.

Tasia Risma Lidya Simaremare, Direktur RS Kapal Nusa Waluya II, menyatakan bahwa pendekatan ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. “Kami mendatangi mereka, bukan menunggu mereka datang,” ujarnya.

Data Kunjungan dan Kolaborasi

Sejak 8 September 2026, kapal tersebut telah melayani sekitar 3.300 kunjungan warga di Pulau Kei Besar. Keberhasilan ini dicapai berkat sinergi antara BPJS, doctorSHARE, dan pihak-pihak lokal lainnya, yang bersama-sama menyiapkan sumber daya serta memastikan kualitas layanan.

Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional, Muttaqien, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi wilayah DBTFMS, termasuk pembahasan mekanisme pembiayaan yang lebih tepat.

Harapan Kedepan

Semua pihak berharap mekanisme pendanaan dapat disepakati sehingga rumah sakit kapal terus beroperasi dan memperluas jangkauan layanan, menjadikan JKN terasa manfaatnya di setiap pelosok negeri.


📌 Sumber Berita: Artikel ini disadur dan diolah dari antaranews.com