Sebanyak 196 murid kelas VI dari SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz) di Sidoarjo melaksanakan pembelajaran di luar kelas pada Kamis, 5 November 2026, dengan menjejakkan kaki ke dua situs bersejarah di Surabaya: Tugu Pahlawan dan Museum Pusat TNI Angkatan Laut (Muspusal).
Menggali Jejak Pahlawan di Tugu Pahlawan
Perjalanan dimulai dari Tugu Pahlawan, monumen yang memperingati pertempuran 10 November 1945. Di sana, siswa‑siswa diajak menelusuri kisah para pejuang Suroboyo yang berjuang mempertahankan kemerdekaan. Mereka mengamati koleksi museum mini, mencatat fakta penting, dan menyelesaikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk memperdalam pemahaman.
Menelusuri Sejarah Kemaritiman di Muspusal
Setelah itu, rombongan berlanjut ke Museum Pusat TNI Angkatan Laut. Di ruang pameran, anak‑anak dapat melihat langsung artefak‑artefak terkait sejarah kelautan Indonesia serta peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan perairan. Kunjungan dilengkapi dengan pemutaran film pendek edukatif yang menyoroti kekayaan laut dan pentingnya sektor maritim bagi negara.
Selama di museum, mereka kembali mengisi LKPD, mencatat observasi dan menjawab pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan visual dengan materi pelajaran.
Suara Guru dan Murid
Dina Nurul Fitria, S.Pd.I., guru kelas VI, menyatakan bahwa aktivitas lapangan ini memberi kesempatan unik bagi siswa untuk “merasakan sejarah secara nyata” dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap warisan bangsa. Ia menambahkan harapan agar pengalaman ini menjadi bekal moral dan kebangsaan yang bertahan lama.
Seorang murid, Istigfarin Az‑zahra Putri Sadewa dari kelas VI‑B, mengaku sangat antusias karena dapat “melihat dan belajar langsung dari benda‑benda bersejarah” yang sebelumnya hanya ia temui di buku.
Tujuan Pembelajaran Luar Kelas
Melalui kunjungan ini, SD Mumtaz berupaya memperkaya proses belajar mengajar di luar dinding kelas, sekaligus menanamkan semangat patriotisme dan kecintaan pada laut Indonesia. Sekolah berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan nasionalisme serta kesadaran generasi muda akan pentingnya melestarikan sejarah dan kedaulatan negara.